WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Minggu, 17 Mei 2026

Gubernur Kaltara Temui Mahasiswa di Makassar, Bahas Kasus Mahasiswi dan Rumah Singgah

Audiensi Mahasiswa.

MAKASSAR – Di tengah agenda kerja di Kota Anging Mammiri, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menerima audiensi mahasiswa asal Kaltara yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Utara (KPMKU) di Makassar, Kamis (14/5) malam.


Pertemuan ini membahas perkembangan kasus mahasiswi Kaltara yang menjadi korban tindak kejahatan serta kebutuhan rumah singgah bagi warga Kaltara di Makassar.


Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal meminta mahasiswa terus mengawal perkembangan kasus sekaligus menjaga solidaritas antar mahasiswa di perantauan.


“Saya harap adik-adik mahasiswa ini terus mengawal kasus ini dan saling menjaga antar sesama mahasiswa di perantauan khususnya di Kota Makassar,” kata Zainal.


Selain membahas kasus tersebut, mahasiswa juga menyampaikan kebutuhan rumah singgah untuk warga Kaltara yang menjalani pengobatan di Makassar dan mengalami kesulitan memperoleh tempat tinggal sementara selama masa perawatan.


Mahasiswa menjelaskan, selama ini kamar di asrama mahasiswa Kaltara kerap dimanfaatkan untuk membantu menampung warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Kaltara.


Mendengar hal tersebut, Zainal meminta agar usulan disertai data pendukung segera diajukan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.


“Segera sampaikan suratnya ke pemprov, berikan data-datanya, nanti akan kita coba carikan solusi,” ujarnya.


Menutup pertemuan, ia mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan pendidikan, menjaga solidaritas dan terus membawa nama baik Bumi Benuanta di tanah perantauan. (dkisp)

Peresmian Gereja Katolik Stasi St. Yulianus Desa Putat

Peresmian Gereja.

Malinau - Bupati Malinau, Wempi W.Mawa, S.E., M.H yang diwakili oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Malinau, Drs. Agustinus, M.AP menghadiri sekaligus meresmikan gedung Gereja Katolik Stasi St. Yulianus Desa Putat, Kecamatan Malinau Utara, Sabtu, (16/05/2026) sore.


Dalam sambutannya, Agustinus mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan rehabilitasi gereja, mulai dari pastor paroki, panitia pembangunan, para donatur hingga seluruh umat yang terlibat melalui semangat gotong royong.


Peresmian ini menjadi momen penting yang tidak hanya menandai selesainya rehabilitasi bangunan gereja, tetapi juga menjadi simbol harapan, kebersamaan dan semangat umat dalam menjaga iman di tengah berbagai tantangan.


"Di tengah dunia yang penuh perbedaan dan tantangan, gereja harus menjadi terang, menghadirkan kesejukan, pengharapan dan kekuatan bagi masyarakat", ungkap Agustinus.


Agustinus juga menambahkan bahwa bantuan hibah dari pemerintah daerah adalah sebagai bagian dari dukungan, namun kekuatan utama pembangunan berasal dari kebersamaan dan partisipasi seluruh umat Katolik yang ada di desa ini.


Dengan peresmian Gereja Katolik Stasi St. Yulianus ini harapannya dapat membawa berkat bagi umat dan seluruh masyarakat, terkhusus bagi umat Katolik di Desa Putat. (Sa).

Ketua DPRD Provinsi Kaltara Hadiri Launching 1.061 KDKMP

Peluncuran KDKMP.

TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., menghadiri peluncuran (launching) 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti secara daring dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tanjung Selor Kab. Bulungan, Sabtu (14/5/26).

Peluncuran KDKMP secara nasional ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat urat nadi perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program ini, diharapkan tata kelola ekonomi warga dapat lebih mandiri, berdaya saing, dan berbasis pada gotong royong.

Dengan peluncuran KDKMP ini menandai langkah baru dalam digitalisasi dan penguatan jaringan koperasi di tingkat akar rumput guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah terkait serta tokoh masyarakat setempat.

Kamis, 14 Mei 2026

Wagub Kaltara Dorong Percepatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan

Focus Group Discussion 

 TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., mendorong percepatan ekspor langsung komoditas unggulan daerah melalui jalur laut dan udara sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Kaltara Bersama dengan Peningkatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan melalui Laut dan Udara” di Sri Tower Tarakan, Rabu (13/5).


Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum strategis tersebut sebagai ruang memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan sektor ekspor daerah.


“Kaltara tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan mentah. Kita harus fokus pada hilirisasi dan ekspor langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ingkong.


Ia menegaskan, sebagai gerbang utara Indonesia, Kaltara harus mampu bertransformasi menjadi production hub dan export gateway yang kompetitif.


Menurutnya, penguatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah, serta pembukaan akses pasar global menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.


Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memperkuat rantai logistik dan sistem ekspor dari Kaltara.


Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah keberhasilan pengiriman langsung komoditas perikanan unggulan berupa fresh pomfret fish atau ikan bawal segar dan daggertooth pike conger atau ikan malong dari Tarakan menuju Hong Kong.


Atas capaian itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memberikan apresiasi kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kaltara yang dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas dan keamanan komoditas ekspor daerah.


Ingkong juga mendorong agar pelayanan ekspor dan karantina terus diperkuat melalui sistem yang cepat, transparan, efektif, dan efisien.


“FGD ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan solusi nyata dalam mempercepat jalur ekspor langsung dari Bumi Benuanta,” pungkasnya. (dkisp)

Rabu, 13 Mei 2026

Wabup Berau Buka Kegiatan Plastic Smart Islands

Plastic Smart Islands

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, membuka kegiatan Plastic Smart Islands yang digelar di Hotel Mercure, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand dalam upaya pengendalian sampah plastik di wilayah pesisir dan kepulauan.

Program yang diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature tersebut mendorong pengelolaan sampah terpadu berbasis prinsip reduce, reuse, recycle (3R) sebagai solusi penanganan sampah plastik yang terus meningkat.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan persoalan sampah menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak melalui langkah nyata dan berkelanjutan.

“Permasalahan sampah tidak bisa ditangani sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2024, timbunan sampah di Kabupaten Berau mencapai sekitar 54 ribu ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67,67 persen sampah telah terkelola, sementara 32,33 persen lainnya masih belum tertangani.

Melalui kegiatan Plastic Smart Islands, diharapkan lahir berbagai inovasi dan strategi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di daerah pesisir, sekaligus memperkuat kerja sama antarnegara dalam mengurangi pencemaran plastik di kawasan Asia Tenggara. (Sa).

Doa Rosario OMK St. Stefanus

Doa  Rosario OMK

Malinau - Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H menghadiri Perayaan Doa Rosario Orang Muda Katolik (OMK) St. Stefanus Malinau bertempat di Gereja Katolik Respen, Selasa, (12/05/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan iman sekaligus mempererat kebersamaan antar Orang Muda Katolik (OMK) di Malinau serta menjadi ruang edukasi bagi generasi muda mengenai bahaya pergaulan bebas dan pentingnya menjaga masa depan sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Ernes menyampaikan tentang bahaya pergaulan bebas, pernikahan usia dini, narkoba, judi online serta pentingnya pendidikan dan iman bagi generasi muda.

Sekda Ernes juga menambahkan penyebab tingginya angka stunting di daerah adalah pernikahan dini dan kehamilan pada usia muda. Banyak remaja menikah di usia 16-18 tahun tanpa kesiapan mental, ekonomi maupun kesehatan, sehingga berdampak pada masa depan keluarga dan anak yang lahir.

"Pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial membuka akses luas terhadap berbagai pengaruh negatif. Karena itu, lingkungan keluarga lebih aktif memberikan pendidikan moral dan pengawasan kepada anak-anak di rumah", ungkap Sekda Ernes.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat generasi muda untuk memperkuat iman, menjaga masa depan, serta menjauhi perilaku yang dapat merusak diri sendiri dan keluarga.

Launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi

Launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi.

Malinau - Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si bersama dengan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Inspektur Inspektorat Kabupaten Malinau mengikuti secara online acara Launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 bertempat diruang rapat Intulun, Senin, (11/05/2026) pagi.


Di sampaikan oleh Wabup Jakaria, bahwa Pemkab Malinau mendukung terhadap pentingnya membangun karakter Antikorupsi bagi generasi muda.


Selain itu, program itu mendapat dukungan Kementerian Dalam Negeri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang turut memberikan arahan mengenai penanaman nilai-nilai integritas di lingkungan sekolah.


"Peluncuran buku panduan Antikorupsi ini diharapkan tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi segera diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Malinau. la menilai pendidikan antikorupsi perlu dikenalkan lebih awal agar anak-anak memiliki pemahaman tentang kejujuran dan integritas sejak dini", ungkap Wabup Jakaria.


Sementara itu, pada agenda rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tahun 2026 Wabup Jakaria, meminta tim Pengendalian Inflasi Daerah Malinau agar aktif memonitor perkembangan harga kebutuhan pokok serta memastikan seluruh perangkat daerah berperan dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga di masyarakat kita, ucapnya.


Wabup Jakaria juga menambahkan bahwa posisi Kabupaten Malinau saat ini berada pada kategori aman atau zona kuning di wilayah Kalimantan Utara dengan indeks penanganan inflasi di atas angka 71.


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda