WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 22 Juni 2026

DPRD Kaltara Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Paripurna Penyampaian Raperda.

TANJUNG SELOR, Wartacyber.com – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung pada Senin (22/6) tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., CSL, didampingi Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, SE., MM., serta Wakil Ketua DPRD Kaltara H. Muddain, ST.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Drs. H. Sanusi, M.Si. Kegiatan turut dihadiri Forkopimda, organisasi masyarakat, serta perwakilan perangkat daerah Provinsi Kaltara.

Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang disampaikan Drs. H. Sanusi, M.Si, disebutkan bahwa penyusunan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025 telah mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 disusun dengan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Lebih lanjut disampaikan, laporan keuangan daerah tahun 2025 telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Capaian tersebut menjadi WTP ke-12 kali secara berturut-turut sejak tahun 2014. Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel,” ujar Sanusi.

Dalam penyampaian tersebut juga dijelaskan, realisasi pendapatan daerah Provinsi Kalimantan Utara tahun 2025 mencapai 86,42 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja daerah mencapai 85,91 persen dari anggaran.

Pemerintah Provinsi Kaltara berharap DPRD dapat melakukan pembahasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan menyetujuinya untuk kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui proses evaluasi oleh Menteri Dalam Negeri.

Di akhir rapat, dilakukan penyerahan dokumen Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 serta foto bersama sebagai tanda dimulainya tahapan pembahasan antara eksekutif dan legislatif. (Humas DPRD).

Didukung Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Pembangunan BLK Kemenaker Segera Terealisasi

Anggota DPR RI Dapil Kaltara.

Tanjung Selor, Wartacyber.com - Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor segera memasuki tahap tender setelah seluruh proses legalitas lahan diselesaikan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI). 

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltara, Hj. Rahmawati, menilai keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) dapat menjadi solusi untuk menyiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat lokal memiliki waktu mengikuti pelatihan keterampilan, termasuk melalui BLK yang saat ini tengah dipersiapkan.

“Harapannya ada pengumuman lebih awal terkait kebutuhan tenaga kerja. Apalagi kita juga sedang menyiapkan BLK agar tenaga kerja lokal bisa dipersiapkan sesuai kebutuhan industri,”katanya. 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara H. Asnawi, S.Sos., M.Si., mengatakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan BLK telah resmi diserahkan kepada Kemenaker RI melalui proses balik nama sertifikat dari aset Pemprov Kaltara. 

“Secara legalitas sudah kita serahkan ke Kemenaker RI. Legalitas itu berupa balik nama sertifikat dari Pemprov Kaltara,” kata Asnawi. 

Ia menjelaskan pembangunan BLK merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan dukungan aspirasi Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H. yang turut mendorong percepatan realisasi program tersebut di tingkat pusat. 

“Dari daerah merencanakan pembangunan BLK berupa pelepasan hak pemerintah daerah lahan, dan Ibu Rahmawati mensupport dari pusat untuk mengingatkan kementerian,” ujarnya. 

Saat ini Kemenaker RI tengah menyusun rencana pembangunan dan anggaran biaya. Sementara desain, perencanaan lingkungan, dan berbagai dokumen pendukung lainnya telah rampung. 

Asnawi menyebutkan apabila rencana anggaran biaya telah tersedia, Kemenaker RI akan melaksanakan tender terbuka yang ditargetkan dimulai pada awal Juli 2026. Setelah pemenang tender ditetapkan, pembangunan fisik ditargetkan mulai berjalan pada awal Agustus. 

BLK tersebut akan dibangun di kawasan strategis KBM yang berada di jalur penghubung menuju Tanjung Palas, Kabupaten Malinau, Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi, serta pusat aktivitas masyarakat. 

Seluruh pembangunan fisik maupun penyediaan sarana dan peralatan pelatihan akan didanai oleh Kemenaker RI. 

Pemprov Kaltara dan Kemenaker RI berkomitmen menghadirkan BLK sebagai pusat pengembangan keterampilan tenaga kerja guna menjawab kebutuhan sumber daya manusia di tengah pesatnya pertumbuhan investasi dan proyek strategis nasional di Kaltara. 

Dengan hadirnya BLK, diharapkan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu bersaing dan memperoleh manfaat dari berbagai peluang kerja yang tersedia. 

“Marilah kita bersama-sama mendukung pembangunan ini,” pungkas Asnawi. (dkisp).

Wabup Jakaria Beri Motivasi Kafilah Malinau Jelang MTQ Tingkat Provinsi Kaltara 2026

Peserta TC Kabupaten Malinau.

Malinau, Wartacyber.com – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., memberikan motivasi sekaligus memastikan kesiapan peserta Training Center (TC) Kafilah Kabupaten Malinau yang tengah menjalani karantina jelang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan Wabup Jakaria di lokasi karantina peserta TC yang berlangsung di Hotel MC, Minggu (21/6/2026) malam.

Dalam arahannya, Wabup Jakaria mengingatkan para peserta bahwa mereka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Malinau yang telah terpilih untuk mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, setiap usaha dan latihan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan memberikan hasil yang baik.

"Jangan pernah menyepelekan usaha sekecil apa pun. Orang tua dulu selalu mengatakan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Pegang teguh itu dan manfaatkan waktu TC ini untuk memperbaiki segala kekurangan yang masih ada," pesannya.

Wabup Jakaria juga meminta para peserta untuk terus meningkatkan rasa percaya diri dan tidak mudah merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan belajar bersama para pelatih selama masa karantina.

Sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Malinau menaruh harapan besar kepada para peserta agar mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah.

Meski jumlah penduduk Malinau jauh lebih sedikit dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Utara, Wabup Jakaria optimistis Malinau mampu bersaing dan meraih prestasi.

Selain memberikan motivasi, Wabup juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama masa karantina. Ia meminta panitia memastikan kebutuhan peserta terpenuhi dengan baik, mulai dari konsumsi, vitamin hingga pelayanan kesehatan.

"Saya minta tidak ada lagi makanan yang dapat mengganggu kondisi kesehatan peserta. Konsumsi harus diperhatikan, kesehatan harus dijaga, dan tim medis harus aktif memantau kondisi peserta sampai pelaksanaan MTQ nanti," tegasnya.

Jakaria turut meminta seluruh panitia memastikan kesiapan perlengkapan dan kostum peserta agar tidak menjadi kendala menjelang pelaksanaan MTQ. Menurutnya, peserta harus dapat fokus berlatih tanpa dibebani persoalan teknis lainnya. (*).

Pemprov Kaltara Minta Perangkat Daerah Percepat Capaian Target Kinerja Memasuki Semester Kedua

Apel Pagi Gabungan.

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Taufik Hidayat, STP., M.Si., mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan selama semester pertama tahun 2026. 

Ajakan itu disampaikan Taufik saat memimpin apel pagi gabungan di Lapangan Agatis pada Senin (22/6). 

Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa saat ini pelaksanaan program telah memasuki triwulan kedua dan akan memasuki semester kedua, sehingga perlu dilakukan evaluasi guna mengukur capaian target yang telah ditetapkan. 

“Mari kita evaluasi kembali, khususnya para kepala perangkat daerah, terkait program dan kegiatan yang selama ini dijalankan, sudah sejauh mana capaian targetnya,” ujar Taufik. 

Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi sehingga dapat segera dicarikan solusi guna mencapai target pembangunan hingga akhir tahun. 

Selain evaluasi kinerja, Taufik juga menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. 

“Disiplin merupakan fondasi dasar kita untuk melakukan berbagai hal. Oleh karena itu, saya mengajak dan mengingatkan kepada kita semua betapa pentingnya disiplin,” katanya. 

Ia mengingatkan kembali pesan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara yang menyampaikan bahwa waktu merupakan aset yang sangat berharga dan harus dimanfaatkan secara optimal. 

“Disiplin waktu sangat penting. Mari sama-sama meningkatkan disiplin dalam kehidupan dan pekerjaan. Dengan disiplin, insya Allah tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud,” tegasnya. 

Di akhir amanatnya, Taufik mengajak seluruh ASN memperkuat kebersamaan dan membangun kerja tim yang solid dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah. 

“Mari kita membangun _team work_ yang solid sehingga program dan kegiatan dapat kita laksanakan bersama. Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, kita dapat mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan Kaltara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan,” pungkasnya. (dkisp).

Didampingi Anggota DPR RI, Gubernur Usulkan Sejumlah Program Pengembangan UMKM ke Pemerintah Pusat

Pengusulan Program Pengembangan UMKM.

JAKARTA, Wartacyber.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Menteri (Wamen) UMKM Republik Indonesia, Helvi Yuni Moraza, di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Senin (22/6).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal membawa sejumlah usulan program prioritas daerah untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat kemajuan UMKM di Kalimantan Utara.

Didampingi Anggota Komisi VII DPR RI Hj. Rahmawati, S.H., Gubernur Zainal memaparkan kondisi UMKM Kaltara yang saat ini mencapai 51.840 unit usaha dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 5,51 persen setiap tahun.

Menurut Zainal, meski sektor UMKM terus berkembang, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu ditangani bersama, seperti peningkatan daya saing produk, keterbatasan akses pembiayaan, perluasan pasar, infrastruktur pendukung, serta penguatan hilirisasi produk.

“Kami memetakan beberapa isu strategis yang perlu mendapat dukungan bersama agar UMKM Kaltara mampu berkembang lebih cepat,” ujar Zainal.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Kaltara mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian UMKM RI untuk mendukung sembilan program prioritas.

Program tersebut meliputi sertifikasi halal, pelatihan kewirausahaan, business matching dengan perbankan dan lembaga keuangan, bantuan alat produksi, fasilitasi pendamping UMKM, pembangunan Plaza UMKM, fasilitasi promosi UMKM, penguatan Rumah Kemasan, serta fasilitasi Galeri Dekranasda.

Melalui program tersebut, Pemprov Kaltara menargetkan terciptanya UMKM yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu berkelanjutan.

Berdasarkan perencanaan yang disusun, program ini diproyeksikan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi daerah hingga Rp102 miliar per tahun, menciptakan 500 hingga 1.000 lapangan kerja baru, melahirkan 50 produk unggulan berorientasi ekspor, serta menghasilkan ratusan sertifikasi halal dan kekayaan intelektual baru.

Selain itu, program tersebut juga menargetkan sebanyak 1.000 UMKM dapat naik kelas dan 300 UMKM mampu menembus pasar modern maupun digital.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kaltara telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari regulasi, penyediaan data UMKM, kesiapan pembangunan Rumah Kemasan, hingga penyediaan lahan strategis di kawasan Hutan Kota Bundahayati untuk pembangunan Plaza UMKM.

Menanggapi usulan tersebut, Wamen UMKM RI Helvi Yuni Moraza memberikan apresiasi dan menyambut positif langkah Pemprov Kaltara. Sebagai tindak lanjut, Kementerian UMKM RI berencana melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Utara pada Juli mendatang.

Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun fondasi ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM di Bumi Benuanta.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Sapi’i, S.T., M.A.P., Kepala Disperindagkop Kaltara Edy Suharto, S.Sos., M.T., serta Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Dr. Njau Anau, S.Pd., M.Si. (*).

Minggu, 21 Juni 2026

FORBASI Kalbar Siap Sukseskan Forprov di Kota Singkawang

Pelaksanaan Forprov di Singkawang.

SINGKAWANG – Federasi Olahraga Baris Indonesia (FORBASI) Kalimantan Barat menyatakan kesiapan untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat yang digelar di Kota Singkawang.


Kegiatan pertandingan Inorga FORBASI akan dilaksanakan pada 11 Juli 2026 bertempat di GOR Mulia STIE Singkawang dengan melibatkan ratusan atlet dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.


Adapun enam kategori yang akan dipertandingkan dalam Inorga FORBASI yakni RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19.

Ketua FORBASI Kalimantan Barat, Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, SH menyampaikan bahwa pihaknya siap berkontribusi dalam menyukseskan agenda besar olahraga masyarakat tingkat provinsi tersebut.


Ia menjelaskan, FORBASI merupakan bagian dari Inorga KORMI Kalimantan Barat dan menjadi salah satu organisasi olahraga masyarakat dengan jumlah peserta terbanyak pada FORPROV II Kalbar.

“Keikutsertaan FORBASI bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat olahraga masyarakat di Kalimantan Barat,” kata Syarif.


FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang diikuti oleh 22 Inorga KORMI Kalbar dan berlangsung mulai 5 sampai 12 Juli 2026.


Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan olahraga masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Barat. (Mus).

936 Atlet Baris Siap Berlaga di FORPROV II Kalbar, FORBASI Jadi Inorga dengan Peserta Terbanyak

Ajang Forprov.

SINGKAWANG, Wartacyber.com – Sebanyak 936 atlet baris dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dipastikan ambil bagian dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat yang akan berlangsung di Kota Singkawang.

Cabang olahraga masyarakat yang berada di bawah naungan Inorga Federasi Olahraga Baris Indonesia (FORBASI) Kalimantan Barat tersebut dijadwalkan digelar pada 11 Juli 2026 bertempat di GOR Mulia STIE Singkawang.

Dalam pertandingan ini, FORBASI Kalbar akan mempertandingkan enam kategori olahraga masyarakat, yakni RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19.

Ketua FORBASI Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, SH menyampaikan bahwa FORBASI menjadi salah satu Inorga di bawah naungan KORMI Kalimantan Barat dengan jumlah peserta terbanyak yang ikut berpartisipasi dalam FORPROV II Kalbar.

“FORBASI Kalbar siap memberikan yang terbaik dan ikut menyukseskan pelaksanaan FORPROV II Kalimantan Barat. Antusias peserta menunjukkan bahwa olahraga masyarakat semakin berkembang di daerah,” ujar Syarif.

Menurutnya, tingginya partisipasi atlet menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat memiliki daya tarik besar bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya generasi muda.

FORPROV II Kalimantan Barat sendiri melibatkan 22 Inorga KORMI Kalbar dan berlangsung mulai 5 hingga 12 Juli 2026 di Kota Singkawang.

Selain sebagai wadah untuk meningkatkan prestasi dan mempererat silaturahmi antarpegiat olahraga masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Singkawang maupun Kalimantan Barat.

Dengan tingginya antusiasme peserta, FORPROV II Kalbar menjadi momentum penting dalam mendorong perkembangan olahraga rekreasi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan di Bumi Khatulistiwa. (Mus).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda