WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Selasa, 02 Juni 2026

Ketua Komisi II Desak PT Parna Patuhi Kesepakatan Petani, Grading Belasan Persen Dipertanyakan!!!

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

SEKADAU – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan meminta PT Parna Agro Mas (PAM) berkomitmen menjalankan seluruh hasil kesepakatan yang telah dibuat bersama petani dan perwakilan masyarakat terkait persoalan harga dan grading Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih adanya laporan masyarakat mengenai tingginya potongan grading TBS yang diterapkan perusahaan. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterima DPRD, grading yang dilakukan PT Parna Agromas disebut mencapai belasan persen.


"Kami meminta PT Parna berkomitmen terhadap apa yang sudah disepakati bersama petani dan perwakilan masyarakat. Jangan sampai kesepakatan yang sudah dibuat hanya menjadi dokumen tanpa implementasi di lapangan," tegas Yodi. Selasa (2/6/2026).


Ia mengatakan, Komisi II DPRD akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT Parna Agromas guna meminta penjelasan dan klarifikasi terkait tingginya grading yang dikeluhkan masyarakat.


"DPRD akan melakukan pemanggilan untuk menegaskan sekaligus meminta klarifikasi dari PT Parna terkait tingginya grading yang dilaporkan masyarakat kepada kami," ujarnya.


Menurutnya, sejumlah perusahaan perkebunan lainnya telah memiliki ketentuan grading yang disepakati bersama petani sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.


"Seperti yang kita ketahui, perusahaan lain memiliki ketentuan grading yang sudah disepakati. Sementara di PT Parna, masyarakat melaporkan grading bisa mencapai belasan persen, namun buah yang dinyatakan terkena grading itu tidak dikembalikan kepada petani. Ini yang menjadi pertanyaan dan perlu dijelaskan," katanya.


Berdasarkan Berita Acara Nomor: 002/PAM/CPO/BA-K/VI/2026 yang dibuat dalam pertemuan antara petani dan vendor TBS di Kantor CPO Mill PT Parna Agromas pada 2 Juni 2026, terdapat sejumlah poin yang menjadi kesepakatan dan tuntutan petani, yakni:


1. Petani meminta TBS yang masuk kategori F00, F0 dan tandan kosong dikembalikan kepada petani. Sebelum dikembalikan, TBS tersebut harus diberi tanda menggunakan pilox atau cat.

2. Petani meminta peninjauan kembali sistem grading sesuai keputusan Dinas Perkebunan, yang menurut perwakilan petani menetapkan grading maksimal 3 persen.

3. Petani meminta adanya persamaan harga TBS antara wilayah Belitang dan luar Belitang tanpa adanya perbedaan harga.


Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau menegaskan akan mengawal aspirasi petani dan memastikan perusahaan menjalankan seluruh ketentuan yang telah disepakati demi menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat serta menjaga keadilan dalam tata niaga TBS kelapa sawit di Kabupaten Sekadau. (Nv).

Wagub Kaltara Ingatkan Advokat Baru Jaga Integritas dan Idealisme

Pengangkatan dan Pembekalan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia.

TANJUNG SELOR – Menjadi advokat bukan sekadar menyandang profesi hukum, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk menjaga keadilan dan kepercayaan masyarakat.


Pesan itulah yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat menghadiri Pengangkatan dan Pembekalan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokat Indonesia (SAI) Kaltara di Pengadilan Tinggi Kaltara, Selasa (2/6).


Di hadapan para advokat yang baru diambil sumpahnya, Wagub Ingkong mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam menjalankan profesi.


Ia menegaskan bahwa nama baik dan idealisme seorang advokat harus dijaga, meskipun di tengah perjalanan profesi nanti akan banyak tantangan dan godaan yang datang.


“Jangan pernah menggadaikan nama baik dan idealisme sebagai advokat hanya demi kepentingan sesaat,” kata Ingkong.


Menurutnya, profesi advokat merupakan profesi yang terhormat karena memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh keadilan. Karena itu, setiap advokat harus menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme dan independensi.


Ingkong juga mengajak para advokat untuk aktif dalam organisasi profesi. Baginya, organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang untuk belajar, berbagi pengalaman dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.


Ia menyebut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi SAI Tanjung Selor sebagai rumah bersama bagi para advokat di Kaltara yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas profesi.


Lebih jauh, Ingkong mengingatkan bahwa perjalanan sebagai advokat baru saja dimulai. Berbagai perkara yang kompleks, klien dengan beragam karakter, hingga godaan untuk menyimpang dari prinsip-prinsip hukum akan menjadi bagian dari dinamika profesi.


Karena itu, ia meminta para advokat untuk selalu mengingat sumpah yang telah diucapkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa serta menjadikannya pedoman dalam bekerja.


Menutup sambutannya, Ingkong yang juga selaku Dewan Pembina DPC Peradi SAI Tanjung Selor mengajak seluruh advokat untuk bersama-sama menjaga marwah profesi dan memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan di Kaltara.


“Bekerjalah dengan hati nurani, akal sehat dan keberanian. Mari menjaga kehormatan profesi serta menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” tutupnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Kaltara Dr. Marsudin Nainggolan, S.H., M.H., Wakil Ketua Komite Magang dan Pengangkatan Advokat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi SAI Ferry Febry Mewengkang, S.H., M.H., serta Ketua DPC Peradi SAI Tanjung Selor Selecius Nicator Montonglayuk, S.H. beserta jajaran pengurus. (dkisp)

Minggu, 31 Mei 2026

Di Balik Gelap Goa Berlapis, Tersimpan Harapan Baru Pariwisata Kaltara

Goa Berlapis.

TANJUNG SELOR – Hutan Gunung Seriang masih menyimpan embun ketika rombongan mulai melangkah menyusuri jalan setapak pada Sabtu (30/5) pagi. Jejak hujan yang turun semalam membuat tanah terasa lembap, sementara rimbunnya pepohonan menaungi perjalanan menuju sebuah tempat yang selama ini lebih banyak dikenal oleh masyarakat sekitar “Goa Berlapis”. 


Perjalanan itu bukan tanpa tantangan. Jalur yang menurun, akar-akar pohon yang menjulur dan bebatuan licin mengharuskan setiap langkah dilakukan dengan hati-hati. Namun rasa lelah seolah terbayar ketika mulut goa mulai terlihat di balik hijaunya hutan. 


Di antara rombongan yang datang pagi itu tampak Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka datang bukan sekadar menikmati keindahan alam, tetapi ingin melihat langsung potensi wisata yang tersimpan di dalam perut bumi Gunung Seriang. 


Memasuki goa, suasana seketika berubah. Cahaya matahari perlahan menghilang, berganti dengan udara sejuk yang memenuhi setiap sudut lorong. Dinding-dinding batu yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun menghadirkan pemandangan yang memukau. 


Sesekali Zainal dan Ingkong menghentikan langkah. Pandangan mereka tertuju ke langit-langit goa yang dihiasi ornamen batu alami dengan bentuk yang unik dan beragam. Di tengah kekaguman itu, rombongan menemukan satu keunikan yang tak biasa. 


Sebuah tumpukan batu menghasilkan bunyi-bunyian merdu saat diketuk perlahan pada bagian tepinya. Nada yang muncul terdengar seperti alat musik alam yang dimainkan oleh tangan tak kasat mata. 


“Yang menarik di sini ada batu berbunyi. Kita sudah mencobanya dan suaranya cukup bagus,” ujar Zainal sambil tersenyum. 


Keunikan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Goa Berlapis dinilai memiliki daya tarik yang berbeda dibanding destinasi wisata alam lainnya. Di mata Zainal, potensi itu layak dikembangkan agar dapat dinikmati lebih banyak orang. 


“Insyaallah ke depan gua ini akan kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan. Karena itu kami ingin melihat langsung apa yang perlu dipersiapkan,” katanya. 


Goa Berlapis sendiri bukanlah satu-satunya kawasan yang pernah dijelajahi Zainal. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Goa Batu Benau yang dihuni Suku Punan Batu, kawasan Goa Karst Batu Putih, hingga Batu Tumpuk di Desa Panca Agung. 


Namun Goa Berlapis memiliki keistimewaan tersendiri karena menjadi bagian dari sekitar 22 goa yang saling terhubung dalam satu kawasan. 


Bagi Kaltara yang terus berupaya memperluas sektor pariwisata, keberadaan Goa Berlapis menjadi aset yang berharga. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman petualangan yang berbeda bagi para pencinta wisata goa. 


Menjelang siang, perjalanan penelusuran pun berakhir. Satu per satu anggota rombongan kembali menuju pintu keluar. Cahaya matahari yang menerobos sela-sela pepohonan seakan menjadi penanda berakhirnya eksplorasi hari itu. 


Sebelum meninggalkan lokasi, Zainal menyampaikan pesan sederhana namun penting. Menurutnya, keindahan alam yang diwariskan Tuhan harus dijaga bersama agar tetap lestari dan dapat dinikmati generasi mendatang. 


“Kita harap masyarakat yang datang ke sini jangan merusak, jangan mencoret-coret dinding, dan jangan mengotori tempat ini,” pesannya. 


Goa Berlapis mungkin masih tersembunyi di balik rimbunnya hutan Gunung Seriang. Namun dari lorong-lorong batu yang sunyi itu, tersimpan harapan besar. Harapan bahwa suatu hari nanti, tempat ini tidak hanya dikenal masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang membanggakan Kaltara. 


Di balik gelapnya goa, tersimpan cahaya masa depan pariwisata Bumi Benuanta. (dkisp).

Sabtu, 30 Mei 2026

Idul Adha 1447 H, FIFGROUP Sekadau Tebar Kebahagiaan Lewat Kurban untuk Masyarakat

Penyerahan Hewan Kurban ke Masjid Muhajirin.

Sekadau, Wartacyber.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, FIFGROUP Cabang Sekadau kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dan peduli terhadap masyarakat melalui program “FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara”.


Program yang merupakan bagian dari kegiatan sosial FIFGROUP, anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial ini, menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Secara nasional, pada tahun 2026 FIFGROUP menyalurkan sebanyak 502 hewan kurban, yang terdiri dari 4 ekor sapi dan 498 ekor kambing, dengan total nilai mencapai sekitar Rp2 miliar. 


Seluruh bantuan tersebut berasal dari Dana Sosial Syariah FIFGROUP dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.


Di Kabupaten Sekadau, FIFGROUP Cabang Sekadau turut berpartisipasi dengan menyerahkan 2 ekor kambing kurban kepada masyarakat melalui Masjid Muhajirin yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat. Seremoni penyerahan hewan kurban dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026.


Hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Sekadau, Anwarudin, kepada panitia pengurus Masjid Muhajirin untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.


Anwarudin mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bagian dari implementasi misi FIFGROUP dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.


"FIFGROUP dengan misinya membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat tentu terus berupaya hadir di tengah seluruh lapisan masyarakat. Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat di sekitar lingkungan kantor FIFGROUP," ujarnya.


Program penyaluran hewan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus masjid. 


Koordinator penerima hewan kurban, Asep Mulyana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan FIFGROUP kepada masyarakat Sekadau.


"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hewan kurban dari FIFGROUP. Semoga apa yang diberikan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Kami juga mendoakan agar FIFGROUP senantiasa diberikan keberkahan dan kesuksesan," ungkapnya.


Melalui program FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara, perusahaan berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha yang penuh makna. (Rilis).

Yodi Tegaskan Dukungan Terhadap Ultimatum Wamentan, Minta PKS Beli TBS Sawit Sesuai Harga Pemerintah

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

Sekadau, Wartacyber.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan, menegaskan dukungannya terhadap pernyataan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang mengultimatum pabrik kelapa sawit (PKS) agar tidak membeli tandan buah segar (TBS) sawit petani di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.


Menurut Yodi, pernyataan Wamentan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani sawit yang selama ini kerap dirugikan akibat rendahnya harga pembelian TBS oleh sejumlah PKS.


"Kami sangat mendukung langkah tegas Wamentan Sudaryono. PKS harus membeli TBS petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai petani menjadi korban karena harga dibeli jauh di bawah ketetapan," ujar Yodi, Sabtu (30/5/2026).


Legislator Partai Gerindra ini menilai tidak ada alasan bagi PKS untuk menekan harga sawit petani apabila kondisi industri sawit berjalan normal.


Ia menegaskan bahwa perusahaan harus mematuhi aturan dan menghormati hasil penetapan harga yang telah disepakati melalui tim penetapan harga sawit. Dengan demikian, petani dapat memperoleh haknya secara adil dan kesejahteraan mereka dapat terjaga.


"Kalau pemerintah sudah menetapkan harga, maka itu harus menjadi acuan. Jangan sampai ada perusahaan yang membeli dengan harga semaunya sendiri sehingga merugikan petani," tegasnya.


Yodi juga meminta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembelian TBS di lapangan. Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan agar tidak ada perusahaan yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan dengan mengorbankan petani.


"Kami berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara serius. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.


Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa industri sawit tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada alasan bagi pabrik untuk membeli sawit petani dengan harga murah. Bahkan, ia mengultimatum bahwa izin perusahaan dapat dicabut apabila terbukti membeli TBS petani jauh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. (Nv).

Kamis, 28 Mei 2026

Grand Opening Weng Coffe Sekadau, Hadirkan Suasana Nongkrong Modern

Grand Opening Weng Coffee.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffe Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffe Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffe Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffe ini,” ujarnya.



“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” tambahnya.


Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Demokrat, Valentinus mengatakan, coffee shop tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga mempererat hubungan sosial antar masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Semoga usaha ini semakin maju, ramai pengunjung, dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berharap hadirnya Weng Coffee dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta menjadi salah satu daya tarik baru di Kabupaten Sekadau.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau,” ucapnya.


"Kita berharap Weng Coffe Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).


Grand Opening Weng Coffee Sekadau

Bupati Sekadau saat menghadiri Grannd Opening.
Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffee Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffee Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffee ini,” ujarnya.


Verdi berharap kehadiran Weng Coffee dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya serta mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Kabupaten Sekadau.


“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” katanya.


Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menyajikan makanan dan minuman berkualitas sehingga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk menyajikan makan dan minum berkualitas dan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat,” tambahnya.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau,” ucapnya.


Menurut Aron, coffee shop merupakan tempat yang ramah dan memiliki fungsi sosial di tengah masyarakat.


“Coffee shop merupakan tempat yang ramah. Ini menjadi wadah untuk ngopi, berdiskusi, dan ngobrol bersama keluarga,” tuturnya.


"Kita berharap Weng Coffee Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda