WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 18 Mei 2026

Pemprov Kaltara Perkuat Pertahanan Siber Lewat Pelatihan Keamanan Digital

Pelatihan Tools Keamanan Siber.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) terus memperkuat sistem pertahanan siber guna mengantisipasi ancaman terhadap data dan aplikasi pemerintahan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Tools Keamanan Siber bersama mitra strategis Peris.ai Cybersecurity yang dibuka Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Senin (17/5).

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir dalam mendukung keamanan informasi di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Saya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini dalam membantu menjaga keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara,” kata Iskandar.

Ia menegaskan perkembangan ancaman siber yang semakin cepat menuntut instansi pemerintah untuk terus adaptif dan responsif dalam memperkuat sistem pertahanan digital.

Menurutnya, perangkat keamanan seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM) hingga Endpoint Detection and Response (EDR) menjadi instrumen penting dalam mendeteksi ancaman dan menutup celah keamanan sistem.

Namun demikian, Iskandar menilai efektivitas perlindungan siber tidak hanya ditentukan teknologi, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Ia berharap peserta memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus forum membahas kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

“Khusus tim teknis, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan, sehingga sistem pertahanan siber kita semakin kuat,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital guna mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan akuntabel. (dkisp)

Kaltara Siapkan 112 Koperasi Desa Merah Putih untuk Dorong Ekonomi Masyarakat

Peresmian KDKMP.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui operasionalisasi 112 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kini siap berjalan di seluruh wilayah Kaltara.


Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat mengikuti peresmian nasional 1.061 KDKMP secara virtual dari Aula KDKMP Tanjung Selor, Sabtu (16/5).


Dalam laporannya, Wagub Ingkong menyebutkan bahwa sebanyak 112 titik KDKMP di seluruh wilayah Provinsi Kaltara kini telah siap beroperasi penuh.


“Dari total tersebut, 30 titik di antaranya berada di wilayah Kabupaten Bulungan,” kata Ingkong.


Salah satu titik yang menjadi perhatian ialah KDKMP Kelurahan Tanjung Selor Hilir yang diproyeksikan melayani sekitar 35.365 penduduk dan menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat setempat.


Ia menjelaskan pembangunan fasilitas tersebut berjalan sesuai target. Proses konstruksi dimulai pada 11 Januari 2026 dan rampung pada 3 Mei 2026 dengan durasi pengerjaan 113 hari.


Mewakili masyarakat Bulungan dan Kaltara, Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas dukungan terhadap penguatan ekonomi desa melalui program koperasi.


“Kehadiran KDKMP ini menjadi angin segar yang kami yakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.


Program ini merupakan implementasi kebijakan Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Nomor 100.4.4/4155/SJ yang menginstruksikan dukungan penuh pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam mengawal operasional koperasi.


Melalui 112 titik KDKMP tersebut, Kaltara diharapkan mampu memperkuat rantai pasok lokal, mendukung ketahanan pangan nasional dan mempercepat pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. (dkisp)

Minggu, 17 Mei 2026

Gubernur Kaltara Temui Mahasiswa di Makassar, Bahas Kasus Mahasiswi dan Rumah Singgah

Audiensi Mahasiswa.

MAKASSAR – Di tengah agenda kerja di Kota Anging Mammiri, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menerima audiensi mahasiswa asal Kaltara yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Utara (KPMKU) di Makassar, Kamis (14/5) malam.


Pertemuan ini membahas perkembangan kasus mahasiswi Kaltara yang menjadi korban tindak kejahatan serta kebutuhan rumah singgah bagi warga Kaltara di Makassar.


Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal meminta mahasiswa terus mengawal perkembangan kasus sekaligus menjaga solidaritas antar mahasiswa di perantauan.


“Saya harap adik-adik mahasiswa ini terus mengawal kasus ini dan saling menjaga antar sesama mahasiswa di perantauan khususnya di Kota Makassar,” kata Zainal.


Selain membahas kasus tersebut, mahasiswa juga menyampaikan kebutuhan rumah singgah untuk warga Kaltara yang menjalani pengobatan di Makassar dan mengalami kesulitan memperoleh tempat tinggal sementara selama masa perawatan.


Mahasiswa menjelaskan, selama ini kamar di asrama mahasiswa Kaltara kerap dimanfaatkan untuk membantu menampung warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Kaltara.


Mendengar hal tersebut, Zainal meminta agar usulan disertai data pendukung segera diajukan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.


“Segera sampaikan suratnya ke pemprov, berikan data-datanya, nanti akan kita coba carikan solusi,” ujarnya.


Menutup pertemuan, ia mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan pendidikan, menjaga solidaritas dan terus membawa nama baik Bumi Benuanta di tanah perantauan. (dkisp)

Peresmian Gereja Katolik Stasi St. Yulianus Desa Putat

Peresmian Gereja.

Malinau - Bupati Malinau, Wempi W.Mawa, S.E., M.H yang diwakili oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Malinau, Drs. Agustinus, M.AP menghadiri sekaligus meresmikan gedung Gereja Katolik Stasi St. Yulianus Desa Putat, Kecamatan Malinau Utara, Sabtu, (16/05/2026) sore.


Dalam sambutannya, Agustinus mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan rehabilitasi gereja, mulai dari pastor paroki, panitia pembangunan, para donatur hingga seluruh umat yang terlibat melalui semangat gotong royong.


Peresmian ini menjadi momen penting yang tidak hanya menandai selesainya rehabilitasi bangunan gereja, tetapi juga menjadi simbol harapan, kebersamaan dan semangat umat dalam menjaga iman di tengah berbagai tantangan.


"Di tengah dunia yang penuh perbedaan dan tantangan, gereja harus menjadi terang, menghadirkan kesejukan, pengharapan dan kekuatan bagi masyarakat", ungkap Agustinus.


Agustinus juga menambahkan bahwa bantuan hibah dari pemerintah daerah adalah sebagai bagian dari dukungan, namun kekuatan utama pembangunan berasal dari kebersamaan dan partisipasi seluruh umat Katolik yang ada di desa ini.


Dengan peresmian Gereja Katolik Stasi St. Yulianus ini harapannya dapat membawa berkat bagi umat dan seluruh masyarakat, terkhusus bagi umat Katolik di Desa Putat. (Sa).

Ketua DPRD Provinsi Kaltara Hadiri Launching 1.061 KDKMP

Peluncuran KDKMP.

TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., menghadiri peluncuran (launching) 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti secara daring dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tanjung Selor Kab. Bulungan, Sabtu (14/5/26).

Peluncuran KDKMP secara nasional ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat urat nadi perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program ini, diharapkan tata kelola ekonomi warga dapat lebih mandiri, berdaya saing, dan berbasis pada gotong royong.

Dengan peluncuran KDKMP ini menandai langkah baru dalam digitalisasi dan penguatan jaringan koperasi di tingkat akar rumput guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah terkait serta tokoh masyarakat setempat.

Jumat, 15 Mei 2026

Jeffray Apresiasi Kegiatan Iban Summit III

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Demokrat.

SEKADAU, Wartacyber.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam menghadiri Forum Pertemuan Iban Summit III yang digelar di Aula Robby Tulus ITKK Sekadau, Jumat (15/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jeffray menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas terlaksananya kegiatan yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Dayak Iban di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, Iban Summit menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan masyarakat Dayak Iban yang tersebar di tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

“Iban ini terdiri dari tiga negara, Malaysia, Indonesia dan Brunei. Tentunya kami sangat mengucapkan terima kasih kepada Keling Kumang. Jika kegiatan seperti ini terus terlaksana, maka kegiatan kebudayaan, masyarakat adat, hingga pecinta alam akan semakin cepat maju,” ujar Jeffray.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan budaya agar tidak kehilangan identitas dan pemahaman terhadap adat istiadat leluhur.

Menurutnya, masih banyak anak muda yang belum memahami adat, kebudayaan, hingga komunitasnya sendiri. Karena itu, kegiatan budaya seperti Iban Summit dinilai penting untuk terus diikuti dan diperkenalkan kepada generasi muda.

“Kegiatan seperti ini mestinya generasi muda harus tahu dan mengikuti supaya mereka tidak ketinggalan. Banyak anak-anak muda yang tidak mengerti adat dan tidak paham kebudayaan. Oleh karena itu mereka harus tahu dan mengikuti kegiatan kebudayaan seperti ini,” pungkasnya. (Vr).

Kamis, 14 Mei 2026

Wagub Kaltara Dorong Percepatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan

Focus Group Discussion 

 TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., mendorong percepatan ekspor langsung komoditas unggulan daerah melalui jalur laut dan udara sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Kaltara Bersama dengan Peningkatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan melalui Laut dan Udara” di Sri Tower Tarakan, Rabu (13/5).


Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum strategis tersebut sebagai ruang memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan sektor ekspor daerah.


“Kaltara tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan mentah. Kita harus fokus pada hilirisasi dan ekspor langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ingkong.


Ia menegaskan, sebagai gerbang utara Indonesia, Kaltara harus mampu bertransformasi menjadi production hub dan export gateway yang kompetitif.


Menurutnya, penguatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah, serta pembukaan akses pasar global menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.


Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memperkuat rantai logistik dan sistem ekspor dari Kaltara.


Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah keberhasilan pengiriman langsung komoditas perikanan unggulan berupa fresh pomfret fish atau ikan bawal segar dan daggertooth pike conger atau ikan malong dari Tarakan menuju Hong Kong.


Atas capaian itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memberikan apresiasi kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kaltara yang dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas dan keamanan komoditas ekspor daerah.


Ingkong juga mendorong agar pelayanan ekspor dan karantina terus diperkuat melalui sistem yang cepat, transparan, efektif, dan efisien.


“FGD ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan solusi nyata dalam mempercepat jalur ekspor langsung dari Bumi Benuanta,” pungkasnya. (dkisp)


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda