WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Kamis, 16 April 2026

Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, 8 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Puing Helikopter.

SEKADAU, Wartacyber.com – Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, kini dipastikan jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.


Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah delapan orang dilaporkan meninggal dunia.

Informasi terbaru yang dihimpun menyebutkan, tim gabungan berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter di kawasan hutan perbukitan. Proses evakuasi langsung dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat. 


Helikopter jenis Airbus H130 tersebut sebelumnya hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 08.39 WIB saat melakukan penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya. Laporan kehilangan kontak diterima otoritas pada pukul 10.40 WIB.


Sebelum ditemukan, warga sempat melaporkan mendengar suara ledakan di kawasan Bukit Puntak, yang kemudian menjadi petunjuk awal bagi tim pencari untuk menelusuri lokasi kejadian.


Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri dari dua awak yakni Pilot in Command (PIC) Capt. Marindra W. dan Engineer on Board (EOB) Harun Arasyid, serta enam penumpang lainnya.


Proses evakuasi korban berlangsung dramatis lantaran medan yang sulit dijangkau dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Tim SAR harus menembus hutan dan perbukitan untuk mencapai titik jatuhnya pesawat.


Hingga saat ini, seluruh korban dilaporkan telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tengah dalam proses evakuasi ke posko terdekat untuk penanganan lebih lanjut.


Pemerintah dan tim SAR mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang bagi proses evakuasi dan investigasi yang masih berlangsung. (Tim).

Sawit Tak Lagi Mentah, Sekadau Gaspol Kembangkan Produk Turunan

Akselerasi Hilirisasi Sawit Rakyat.

SEKADAU, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron, secara resmi membuka kegiatan Akselerasi Hilirisasi Sawit Rakyat dan Musyawarah Daerah (Musda) Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Sekadau, yang digelar di Aula Hotel Multi Sekadau, Kamis (16/4/2026).

Ketua panitia, Sudarno, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta kegiatan berasal dari 21 desa binaan SPKS. 


"Rangkaian  kegiatan diisi dengan penyampaian materi terkait pengolahan turunan sawit, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Musda SPKS Kabupaten Sekadau," kata Sudarno.


Sementara itu, Ketua SPKS dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan kapasitas petani, khususnya dalam mengolah limbah dan hasil turunan kelapa sawit. 


Ia juga menyampaikan bahwa SPKS bersama Credit Union (CU) Lawang Kuari saat ini telah memiliki kantor tetap sebagai pusat kegiatan organisasi. Disebutkannya, SPKS telah berdiri sejak tahun 2008 dan terus berkembang seiring pesatnya pertumbuhan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sekadau.


Menurutnya, kelapa sawit kini menjadi salah satu tonggak utama perekonomian daerah, khususnya bagi petani swadaya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan para petani dapat memahami berbagai potensi turunan sawit yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti keripik sawit, es krim, hingga mentega berbahan dasar sawit.


“Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan produk turunan sawit guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Moktar


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kelapa sawit merupakan sektor utama yang menopang perekonomian di Kabupaten Sekadau.


Aron juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau telah memberikan berbagai bantuan kepada kelompok tani, termasuk dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit.


“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada SPKS yang telah berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat untuk menjadi petani kelapa sawit yang baik dan berdaya saing,” kata Aron.


"Melalui kegiatan akselerasi hilirisasi ini, diharapkan para petani tidak hanya bergantung pada penjualan bahan mentah, tetapi juga mampu mengembangkan produk turunan yang memiliki nilai tambah tinggi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sekadau," tutupnya. (Nv).

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Helly dengan kode registrasi PK-CFX .

SEKADAU, Wartacyber.com – Sebuah insiden penerbangan terjadi di wilayah udara Kalimantan Barat. Helikopter jenis Helly dengan kode registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air dilaporkan hilang kontak (lost contact) pada Kamis (16/4/2026) pagi.

Pesawat tersebut diketahui membawa delapan orang, terdiri dari dua awak dan enam penumpang. Berdasarkan informasi yang diterima, helikopter terakhir terdeteksi di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak menerima laporan dari Airnav sekitar pukul 10.40 WIB. Sementara itu, hilangnya kontak dengan pesawat diperkirakan terjadi pada pukul 08.39 WIB. Helikopter tersebut diketahui sedang menempuh rute penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya dengan waktu keberangkatan pukul 08.34 waktu setempat.

Adapun dua awak yang berada di dalam pesawat yakni Pilot in Command (PIC) Capt. Marindra W. dan Engine Observer (EOB) Harun Arasyid. Selain itu, terdapat enam penumpang masing-masing Mr. Patrick K., Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito.

Koordinat perkiraan lokasi kejadian berada di titik 00°12'00" LS – 110°44'00" BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan radial 258.

Menanggapi kejadian tersebut, tim pencarian dan pertolongan langsung bergerak cepat. Pada pukul 11.00 WIB, Tim Rescue Pos SAR Sintang diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rescue Car, lengkap dengan peralatan evakuasi, medis, komunikasi, serta navigasi.

Selanjutnya, pada pukul 11.05 WIB, Kansar Pontianak juga mengirimkan dua tim tambahan yang terdiri dari Tim Rescue dan Tim Komunikasi. Tim ini dilengkapi dengan peralatan canggih seperti Direction Finder untuk mendeteksi sinyal darurat serta teknologi Starlink guna mendukung komunikasi di wilayah terpencil.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sintang, Kansar Pontianak, Polres Sintang, Brimob Polda Kalbar, BPBD Kabupaten Sintang, pemerintah Kecamatan Nanga Taman, Pemerintah Desa Tapang Tingang, potensi SAR, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya menembus medan di wilayah Kecamatan Nanga Taman guna menemukan titik pasti lokasi kejadian serta melakukan evakuasi terhadap korban.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. (Tim).

Rabu, 15 April 2026

Ardiansyah Tegaskan Partai Nasdem Sekadau Tetap Solid

Konferensi Pers Partai Nasdem.

SEKADAU, Wartacyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Sekadau menggelar konferensi pers untuk menyikapi pemberitaan salah satu media nasional yang menyebut adanya isu penggabungan (merger) Partai NasDem dengan partai lain.


Konferensi pers tersebut digelar di Sekretariat DPD NasDem Kabupaten Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk klarifikasi sekaligus penegasan sikap partai atas isu yang dinilai tidak sesuai fakta.


Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sekadau, Subandrio, SH, MH menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.


“Padahal NasDem merupakan salah satu partai yang setiap pemilu perolehan kursinya terus bertambah,” Kata Subandrio yang juga Wakil Bupati Sekadau.



Subandrio  juga menegaskan bahwa isu merger seperti yang diberitakan tidak pernah dibahas dalam forum resmi partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.


“Tidak pernah ada pembahasan terkait penggabungan partai dalam rapat internal, baik nasional maupun di daerah. Jadi isu itu tidak berdasar,” tegasnya.


Lebih lanjut, Subandrio menilai pemberitaan yang diterbitkan pada 12 April 2026 tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan kader NasDem di berbagai tingkatan.


“Atas pemberitaan yang menyesatkan ini, kami meminta agar pihak terkait segera mencabut berita mengenai wacana penggabungan Partai NasDem dengan partai lain,” tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi NasDem, M. Ardiansyah turut memberikan pernyataan sikap. Ia menegaskan bahwa Partai NasDem tetap solid dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak jelas sumbernya.


“Kami di daerah tetap fokus bekerja untuk masyarakat. Partai NasDem sampai saat ini tetap solid, kuat, dan tidak ada pembahasan terkait merger seperti yang diberitakan,” ujar Ardiansyah.


Ia juga mengimbau seluruh kader dan simpatisan untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap menjaga kekompakan partai hingga ke tingkat akar rumput.


"Dengan adanya klarifikasi ini, DPD NasDem Kabupaten Sekadau berharap masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya. (Tim).

Pangdam XII/Tpr Tinjau Kesiapan Tempur Kompi Kavaleri 12/Macan Dahan Cakti

Kunker Perdana Kompi Kavaleri (Kikav) 12/Macan Dahan Cakti.

Kubu Raya – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) perdana ke Markas Kompi Kavaleri (Kikav) 12/Macan Dahan Cakti di Jalan Adi Sucipto, Kubu Raya, Selasa (14/4/2026). 

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional serta moril prajurit di satuan kavaleri tersebut. ​Setibanya di markas, Pangdam disambut dengan jajaran kehormatan dan laporan resmi dari Dankikav 12/MDC, Kapten Kav Bambang, S.T.Han.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan kepada seluruh anggota untuk senantiasa menjaga kehormatan Korps Kavaleri dan tidak kehilangan jati diri. Sebagai satuan yang berkedudukan paling dekat dengan Makodam, Kikav 12/MDC harus memiliki kesiapan operasional yang tinggi dan siap digerakkan kapan saja saat dibutuhkan."

​Pangdam minta prajurit harus lebih dewasa dan tidak mudah terprovokasi. Sebagai seorang tentara harus selalu berpikir matang sebelum berbuat; hindari segala bentuk pelanggaran yang tidak perlu yang dapat merusak nama baik satuan dan keluarga.

​"Tingkatkan terus profesionalisme dengan mengisi kemampuan bela diri satuan. Jaga kesehatan kalian dengan pola makan yang sehat dan hindari penggunaan doping atau zat berbahaya yang merusak tubuh. Kekuatan kita ada pada fisik yang prima dan mental yang bersih," pesannya. (Pendam XII/Tpr)

Selasa, 14 April 2026

Sambut Tradisi Naik Dango, Kodim 1209/Bengkayang Gelar Karya Bakti

aksi Karya Bakti pembersihan lingkungan.

Bengkayang – Dalam rangka menyambut tradisi adat Naik Dango yang akan segera tiba, Kodim 1209/Bky melalui Koramil 1209-05/Sml menggelar aksi Karya Bakti pembersihan lingkungan. Kegiatan yang berpusat di area Rumah Panjang (Rumah Adat) Kecamatan Samalantan ini melibatkan sinergi lintas sektor guna memastikan pusat kebudayaan tersebut siap menyambut perhelatan besar masyarakat adat. Yang berada di Jl.Raya Singkawang - Bengkayang Dsn. Semano Ds. Samalantan Kec. Samalantan Kab. Bengkayang. Selasa ( 14/4/26 ).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh personel Koramil dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari unsur Forkopincam, pemerintah desa, hingga warga binaan setempat. Semangat gotong royong tampak jelas saat puluhan orang bahu-membahu membersihkan area sekitar bangunan ikonik tersebut. Kehadiran TNI di tengah masyarakat ini sekaligus mempererat kemanunggalan antara aparat dan warga di wilayah teritorial Samalantan.

Fokus utama dalam Karya Bakti kali ini adalah pembersihan gulma dan rumput liar yang telah rimbun menutupi sebagian area halaman serta akses jalan menuju Rumah Panjang. Selain memotong rumput, para petugas dan warga juga mengangkut sampah-sampah organik agar drainase di sekitar lokasi tetap terjaga. Langkah ini diambil mengingat intensitas penggunaan area tersebut akan meningkat drastis saat upacara adat berlangsung.

Tujuan utama dari aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan asri. Dengan kondisi area yang tertata rapi, diharapkan para tamu dan masyarakat yang hadir dalam tradisi Naik Dango nantinya dapat melaksanakan ritual dengan khidmat. Selain itu, menjaga kebersihan Rumah Adat merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur agar tetap indah dipandang mata.

Melalui kegiatan ini, Kodim 1209/Bky berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat bersejarah terus meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam momen Karya Bakti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan adalah modal utama dalam menjaga kelestarian budaya serta keasrian lingkungan di Kabupaten Bengkayang. ( Pendim 1209/Bky ).

Tambang Ilegal Kucing-kucingan, Polsek Pasang Spanduk Stop PETI di Titik Rawan

Pengecekan Aktivitas PETI di Biaban.

SEKADAU, Polda Kalbar - Polsek Sekadau Hulu melaksanakan pengecekan langsung terhadap dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Nanga Biaban, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Selasa (14/4/2026).

Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar lokasi pedalaman Desa Nanga Biaban yang terindikasi menjadi titik aktivitas penambangan ilegal. Selain pengecekan, petugas juga melakukan pemasangan spanduk imbauan “Stop PETI” sebagai langkah pencegahan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penanganan aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Sekadau.

“Polsek Sekadau Hulu secara rutin melakukan pemantauan di wilayah yang terindikasi aktivitas pertambangan tanpa izin, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi melanggar hukum,” ujar AKP Triyono.

Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan satu titik lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan di wilayah hulu Sungai Biaban. Di lokasi tersebut ditemukan peralatan berupa mesin, namun tidak terdapat pekerja maupun aktivitas penambangan pada saat pengecekan berlangsung.

AKP Triyono menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dengan tetap mengedepankan ketegasan terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

“Pendekatan ini dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan langkah-langkah yang juga dilaksanakan di wilayah lain, termasuk di Kecamatan Nanga Taman, dalam rangka pencegahan aktivitas PETI,” jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa setempat. Pihak desa sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan imbauan serta pemasangan spanduk larangan aktivitas PETI kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Polsek Sekadau Hulu akan terus melakukan patroli secara berkelanjutan dengan fokus pada pemantauan situasi di sepanjang aliran sungai guna mencegah potensi aktivitas penambangan kembali.

Polres Sekadau menegaskan bahwa langkah preventif dan penegakan hukum akan terus dilakukan secara berkesinambungan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta melindungi kepentingan masyarakat secara luas.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merugikan banyak pihak. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti secara serius,” pungkas AKP Triyono. (Humas).

Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda