WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 17 Agustus 2026

Kaltara Run Semarakkan HUT ke-81 RI, Gubernur Ajak Warga Terapkan Hidup Sehat dengan Berolahraga

Kaltara Run.

TARAKAN – Antusiasme masyarakat dan komunitas lari di Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat apresiasi dari Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat mengikuti Kaltara Run yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara di kawasan Taman Berkampung, Tarakan, Minggu (16/8) pagi.

Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Gubernur Zainal bersama Kepala KPwBI Kaltara, Agus Taufik, turut berlari bersama peserta dengan jarak tempuh 8,1 kilometer.

Gubernur Zainal menyambut positif kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Kaltara Run dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan.

“Alhamdulillah, kegiatan lari hari ini cukup positif. Terima kasih kepada BI Kaltara yang telah mempelopori kegiatan ini,” ujar Zainal.

Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai komunitas lari yang ikut meramaikan kegiatan. Menurutnya, komunitas lari di Kaltara terus berkembang dan hadir dalam berbagai aktivitas, mulai dari lari pagi, sore hingga malam.

Zainal berharap komunitas tersebut terus aktif dan dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga lari yang dilaksanakan di Kaltara.

“Komunitas lari kita cukup banyak. Saya berharap semuanya terus aktif karena olahraga memberikan dampak positif bagi kesehatan,” katanya.

Selain mengapresiasi Kaltara Run, Zainal mengungkapkan rencana pelaksanaan Kaltara Begimpor 10 kilometer di Tanjung Selor pada November mendatang, menyambut HUT ke-14 Provinsi Kaltara.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dibuat lebih besar dengan menghadirkan pelari nasional dan internasional.

“Insyaallah November nanti, dalam rangka HUT ke-14 Provinsi Kaltara, kita akan melaksanakan Begimpor 10 kilometer. Kegiatan ini akan diikuti pelari nasional dan internasional,” ujarnya.

Zainal kembali menyampaikan apresiasi kepada KPwBI Kaltara, seluruh komunitas dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan Kaltara Run sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus mendorong gaya hidup sehat. (dkisp).

HUT ke-81 RI, KIPI Jadi Kado Kemerdekaan bagi Kaltara

upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

TANJUNG SELOR – Perkembangan kawasan industri di PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, menjadi salah satu kabar baik bagi Kalimantan Utara (Kaltara) pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Kawasan tersebut telah mulai melakukan ekspor dan menyerap sekitar 11 ribu tenaga kerja. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Agatis, Senin (17/8) pagi. 

Gubernur Zainal menyampaikan, perkembangan KIPI menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltara karena aktivitas industri di kawasan tersebut mulai memberikan dampak terhadap tenaga kerja dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. 

“Kita bersyukur kegiatan smelter di kawasan ekonomi khusus KIPI sudah melakukan ekspor. Ini menjadi kebanggaan bagi Kaltara karena sekitar 11 ribu tenaga kerja sudah bekerja di sana dan puluhan UMKM juga ikut terlibat,” kata Zainal. 

Ia mengatakan capaian tersebut perlu terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat lokal yang memperoleh manfaat dari pertumbuhan kawasan industri. 

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus mendorong masuknya investor dan tenant baru ke kawasan industri tersebut. Pengembangan pabrik dan kegiatan hilirisasi diharapkan semakin memperluas peluang ekonomi di daerah. 

“Insyaallah kita akan mengundang lagi beberapa tenant untuk masuk dan melaksanakan pembangunan atau membuat program-program di kawasan industri tersebut, terutama pabrik-pabrik,” ujarnya. 

Di sisi lain, Zainal mengajak masyarakat Kaltara menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai dorongan untuk terus menjaga persatuan, nasionalisme, dan semangat berkarya. 

Ia menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama karena Kaltara merupakan salah satu provinsi yang berada di wilayah perbatasan.

Upacara peringatan HUT ke-81 RI berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., Wakil Ketua TP PKK Kaltara Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T., unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tokoh pemuda dan masyarakat. 

Usai upacara, Gubernur Zainal bersama jajaran pejabat dan Forkopimda Kaltara melanjutkan kegiatan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. (dkisp).

Renungan Suci HUT ke-81 RI, Gubernur Tekankan Pentingnya Semangat Perjuangan

Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci.

TANJUNG SELOR – Malam semakin larut ketika cahaya obor menerangi sudut-sudut Taman Makam Pahlawan Telabang Bangsa. Di tengah suasana yang hening, deretan pejabat dan unsur Forkopimda berdiri dalam satu barisan, menundukkan kepala untuk mengenang mereka yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia. 

Minggu (16/8) malam itu, Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa menjadi tempat berlangsungnya Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). 

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir bersama Wakil Gubernur (Wagub), Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov), H. Denny Harianto, S.E., M.M., serta jajaran kepala perangkat daerah. 

Tepat pukul 23.57 WITA, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara, Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin rangkaian upacara sebagai Inspektur Upacara. Naskah Renungan Suci dibacakan, disusul mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. 

Bagi Gubernur Zainal, suasana hening malam itu bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan. Ada pesan yang jauh lebih dalam, generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan yang telah dimulai para pendahulu bangsa. 

“Kita datang untuk mendoakan para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan Indonesia. Perjuangan mereka yang membuat kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini,” kata Zainal. 

Kini, bentuk perjuangan memang telah berubah. Tidak lagi berada di medan perang, tetapi hadir melalui pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan, dan bekerja untuk kemajuan daerah. 

Karena itu, Zainal mengajak masyarakat Kaltara menjadikan semangat para pahlawan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. 

Terlebih bagi generasi muda. Ia berharap nilai keberanian, keikhlasan, dan semangat tanpa pamrih yang ditunjukkan para pejuang tetap hidup dalam diri generasi penerus. 

“Generasi muda harus meneladani para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan NKRI,” pesannya. 

Malam pun terus bergerak menuju pergantian hari. Di TMP Telabang Bangsa, doa dan penghormatan telah dipanjatkan. Namun pesan dari malam itu tetap tinggal, menegaskan kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan tanggung jawab untuk terus menjaga dan mengisinya. (dkisp).

Minggu, 16 Agustus 2026

Semarak HUT ke-81 RI, Gubernur Dorong Perayaan Sederhana dan Peduli Sesama


TANJUNG SELOR – Merayakan kemerdekaan tidak harus dengan kegiatan yang mewah dan menghabiskan anggaran besar. Bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) justru perlu diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian kepada masyarakat. 

Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pekan Kemerdekaan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (15/8). 

Kegiatan diisi berbagai perlombaan dan silaturahmi yang diikuti pengurus serta anggota DWP se-Kaltara. Gubernur Zainal mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan dan semangat gotong royong. 

“Saya bangga karena kegiatan ini bukan soal siapa yang paling hebat atau menjadi juara. Yang terpenting adalah ibu-ibu DWP tetap kompak, solid, dan mau bergotong royong,” katanya. 

Menurut Zainal, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang mengandung pesan tentang pentingnya menjaga kedaulatan, menghadirkan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Karena itu, ia mengimbau agar euforia kemerdekaan dirayakan secara sederhana dengan tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. 

Zainal juga mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan Pemprov Kaltara, termasuk upacara HUT ke-81 RI dan peringatan HUT ke-14 Provinsi Kaltara, dilakukan secara sederhana tanpa mengurangi makna dan kekhidmatannya. 

“Anggaran untuk peringatan dapat kita prioritaskan membantu masyarakat atau untuk kegiatan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Benuanta,” ujarnya. 

Selain itu, Zainal meminta setiap kegiatan di lingkungan Pemprov Kaltara melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ia menilai, keterlibatan UMKM dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi produk lokal untuk berkembang. 

“Terima kasih kepada pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi. Ini salah satu upaya untuk menggerakkan UMKM di Kaltara,” pungkasnya. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama yang diikuti Gubernur Zainal, jajaran kepala perangkat daerah, pengurus DWP serta peserta kegiatan. (dkisp).

Karhutla di Sejumlah Wilayah Kaltara Berhasil Dipadamkan, Dishut Perkuat Kesiapsiagaan

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan.

TANJUNG SELOR – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah. Tim gabungan dikerahkan untuk melokalisir titik api agar tidak meluas dan mengancam permukiman maupun lingkungan sekitar, Sabtu (15/8).

Penanganan melibatkan Brigdalkarhutla Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulungan, UPTD KPH Tana Tidung, dan UPTD KPH Tarakan. Tim bergerak di sejumlah lokasi di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan. 

Di Kabupaten Bulungan, tim gabungan melakukan pemadaman di kawasan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor, pada Jumat (14/8) sore hingga malam hari. Petugas harus menembus vegetasi rimbun dan semak kering untuk mencapai titik api. 

Selain itu, tim juga menangani kebakaran di kawasan Selimau yang diperkirakan mencapai 7 hektare serta Desa Kapuak dengan luas lahan terbakar sekitar 1,2 hektare. Penyisiran dan pemadaman juga dilakukan di kawasan Km 2 dan Km 9. 

Sementara itu, sebaran api yang sempat mengarah ke kawasan Km 12 berhasil dihentikan berkat respons cepat personel Brigdalkarhutla. 

Khusus di Tanjung Selor Timur, pemadaman berlangsung sejak pukul 16.42 WITA hingga malam. Petugas menarik selang menembus vegetasi yang rapat untuk melakukan pembasahan menyeluruh atau cooling down pada pusat api dan sisa tunggak pohon yang masih membara. 

Medan yang penuh semak dan asap pekat tidak menghalangi petugas untuk terus melakukan pemadaman hingga api berhasil dilokalisir. 

Di Kota Tarakan, personel UPTD KPH Tarakan melakukan pemadaman di kawasan Binalatung, Kelurahan Pantai Amal. Petugas menghadapi medan berbukit dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 4 hektare hingga kondisi dinyatakan terkendali. 

Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, S.Hut., M.Si., mengimbau masyarakat, khususnya pemilik dan pengelola lahan, tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. 

“Dengan kondisi cuaca dan vegetasi yang kering seperti sekarang, risiko kebakaran sangat tinggi. Kami mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar,” ujarnya. 

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik asap atau potensi api kepada UPTD KPH terdekat maupun pihak berwajib. 

“Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat sebelum kebakaran meluas,” pungkasnya. (dkisp).

PSMTI Kaltara Dikukuhkan, Gubernur Tekankan Keberagaman sebagai Kekuatan Pembangunan

Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kaltara Masa Bakti 2026-2030.

TARAKAN – Keberagaman menjadi salah satu kekuatan yang terus dijaga di Kalimantan Utara (Kaltara). Di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya, kerukunan menjadi modal penting untuk memastikan pembangunan berjalan secara bersama-sama. 

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menghadiri Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kaltara Masa Bakti 2026-2030 di Hotel Lotus Panaya, Tarakan, Sabtu (15/8). 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PSMTI yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi sekaligus mengambil bagian dalam menjaga suasana yang rukun dan damai di Kaltara. 

Menurutnya, keberagaman masyarakat Kaltara merupakan kekuatan yang perlu dirawat secara bersama-sama. Perbedaan suku, agama, dan budaya tidak semestinya menjadi pembatas, melainkan dapat menjadi kekuatan untuk membangun daerah. 

“Perbedaan jangan menjadi sekat. Keberagaman justru harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan,” kata Zainal. 

Ia menilai PSMTI memiliki posisi penting dalam memperkuat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan dapat terus membuka ruang kebersamaan dengan seluruh kelompok masyarakat. 

Zainal juga berharap PSMTI dapat menjadi rumah besar bagi keluarga besar Tionghoa sekaligus menjadi bagian dari masyarakat Kaltara secara keseluruhan. 

Di sisi lain, ia mengingatkan agar kepengurusan yang telah dilantik tidak berhenti pada agenda organisasi dan kegiatan seremonial. Visi serta misi PSMTI perlu diwujudkan dalam bentuk program yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

“Program organisasi harus diwujudkan melalui kegiatan yang konkret, terarah, dan memberi manfaat,” ujarnya. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, lanjutnya, siap membangun sinergi dengan PSMTI dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 

"Pembangunan daerah tidak mungkin dilaksanakan pemerintah sendiri, kita membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Mari bersama mewujudkan Kaltara yang maju, makmur dan toleran," pungkasnya. 

Pelantikan pengurus PSMTI Kaltara Masa Bakti 2026-2030 turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltara, tokoh adat, tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi kepemudaan dan paguyuban lintas etnis di Kaltara. (dkisp).

Sabtu, 15 Agustus 2026

Gubernur Kukuhkan 26 Paskibraka, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

Pengukuhan Paskibraka.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengukuhkan 26 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Aula Gedung Gadis, Jumat (14/8).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., jajaran Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dipercaya mengemban tugas pada peringatan kemerdekaan tahun ini.

“Ananda sekalian adalah putra-putri terbaik Kaltara yang dipercaya menjalankan tugas penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Zainal.

Ia mengatakan, upacara pengibaran bendera Merah Putih merupakan bagian penting dalam peringatan kemerdekaan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Menurutnya, tugas Paskibraka memiliki makna lebih dari sekadar mengibarkan dan menurunkan bendera. Paskibraka menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda melalui nilai kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan semangat rela berkorban.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Lanjutnya, Zainal meminta para anggota Paskibraka memaknai seluruh proses pembinaan yang telah dijalani dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berpesan agar Paskibraka menanamkan nilai Pancasila, cinta tanah air dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman, kata dia, harus menjadi kekuatan dan persatuan menjadi landasan dalam membangun Indonesia.

“Terus belajar, jaga integritas, disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, dan jadilah generasi muda yang peduli terhadap bangsa dan negara,” pesannya.

Zainal berharap 26 anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan baik sekaligus menjadi generasi muda yang dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, negara dan Kaltara. (dkisp).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda