WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Minggu, 12 April 2026

Yohanes Ayub Ajak Umat Perkuat Iman dan Persatuan

Hut Gereja Katolik Salib Suci.


SEKADAU – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi NasDem, Yohanes Ayub, menghadiri kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Gereja Katolik Salib Suci, Paroki Yesus Tersalib Nanga Taman. Minggu (12/4/2026).

Perayaan HUT ke-20 ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, yang menjadi refleksi iman bagi seluruh umat Katolik untuk terus memperbarui diri dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam semangat kasih, persatuan, dan pelayanan.


Pada kesempatan tersebut, Yohanes Ayub menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Paroki Nanga Taman atas peringatan dua dekade berdirinya Gereja Katolik Salib Suci. Ia mengapresiasi peran gereja yang selama ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Ulang Tahun ke-20 Gereja Katolik Salib Suci kepada seluruh umat Paroki Nanga Taman. Semoga di usia yang semakin matang ini, gereja terus menjadi sumber berkat bagi umat dan masyarakat luas,” kata  Yohanes Ayub.


Ia juga berharap momentum perayaan ini dapat semakin mempererat persaudaraan antarumat, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.


“Semoga iman kita semakin kuat, kita semakin bersatu, dan kehidupan kita senantiasa dipenuhi dengan kedamaian,” tambahnya.


Legislator Partai Nasdem ini juga mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam tema perayaan tahun ini sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini, di mana masyarakat diharapkan mampu bangkit dan memperbarui diri, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan sosial.


"Saya mengajak seluruh umat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sekadau," ajaknya.


"Peran gereja dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang damai, toleran, dan penuh kasih, demi terwujudnya kehidupan yang lebih baik," tutupnya. (Nv).

Pansus IV DPRD Kaltara Perkuat Ranperda Literasi melalui Kunjungan ke Perpusnas RI

Kunker ke Perpustakaan Nasional.

JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kunjungan kerja ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam rangka penguatan substansi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi. Bertempat di Jakarta. Kamis (9/4/26),


Kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan dan finalisasi Raperda yang tengah disusun, sekaligus upaya memperkaya materi regulasi melalui konsultasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Perpusnas dan mitra strategis di bidang literasi.


Rombongan Pansus IV dipimpin oleh Dr. Syamsuddin Arfah bersama Anggota Pansus IV lainnya, Tamara Moriska, SH., MH., Muhammad Hatta, Listiani, Rahman, S.K.M., dan Dino Andrian, SH., serta perwakilan dari perangkat daerah seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara. Turut hadir pula mitra pembangunan seperti INOVASI Kaltara dan Badan Standar Kurikulum dan Asesment Pendidikan.


Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan strategis disampaikan terkait arah kebijakan pengembangan literasi di daerah. Pihak INOVASI Kaltara menekankan pentingnya penguatan literasi dasar, tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga pemahaman terhadap isi bacaan.


Program pelatihan guru yang telah berjalan sejak 2017 dinilai berhasil meningkatkan capaian literasi dan numerasi di tingkat sekolah dasar, sehingga perlu terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.


Ketua Pansus IV, Dr. Syamsuddin Arfah, mengatakan bahwa Ranperda yang tengah disusun tidak hanya berfokus pada aspek perbukuan, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.


"Peran aktif lembaga seperti Bunda Literasi diharapkan tidak sekedar bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan minat baca," kata Dr. Syamsuddin Arfah.


Sementara itu, pihak Perpusnas RI melalui Kepala Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan (Deputi II), Dr. Adin Bondar, S.Sos., M.Si.., memberikan sejumlah catatan penting. Salah satunya terkait perlunya keselarasan antara Ranperda dengan regulasi nasional, serta tantangan perkembangan teknologi informasi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (Al) yang turut mengubah pola akses informasi masyarakat saat ini.


"Kami mendorong agar Pemerintah Daerah lebih menitikberatkan pada penguatan kelembagaan perpustakaan dan ekosistem literasi, dibandingkan hanya berfokus pada aspek perbukuan. Hal ini dinilai penting mengingat perpustakaan merupakan layanan dasar yang wajib disediakan oleh pemerintah daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.


Selain itu, dibahas pula pentingnya membangun ekosistem literasi yang komprehensif, mulai dari penyediaan buku dalam bentuk cetak maupun digital, penguatan distribusi hingga menjangkau masyarakat luas, hingga pemberdayaan penulis lokal dan pengembangan industri penerbitan di daerah.


Dari hasil kunjungan tersebut, Pansus IV DPRD Kalimantan Utara merumuskan sejumlah poin penting, di antaranya pemetaan pengaturan buku cetak dan digital, penguatan distribusi bahan bacaan hingga tingkat keluarga, sekolah dan masyarakat, serta penegasan peran institusi literasi seperti Bunda Literasi dan Duta Baca Daerah.


Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat Ranperda yang tengah disusun agar lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Utara melalui penguatan budaya literasi yang berkelanjutan. (SA).

Sabtu, 11 April 2026

Yanto Linus Ucapkan Selamat Terpilihnya Ketua Ayoung Tao Ketungau

Mubes III Ayoung Tao Ketunggau.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com - Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Partai NasDem, Yanto Linus mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Paulus Subarno sebagai Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau. Ucapan tersebut disampaikan Yanto Linus usai menghadiri Musyawarah Besar III Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau. Sabtu (11/4/2026).


Yanto Linus mengatakan terpilihnya kembali Paulus Subarno menunjukkan adanya kepercayaan serta harapan besar dari anggota agar organisasi semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Paulus Subarno atas terpilih kembali sebagai Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” Kata Yanto Linus.


Menurutnya, keberadaan Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, memperkuat identitas budaya, serta membangun solidaritas antar anggota dan masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Sekadau.


"Kita berharap di bawah kepemimpinan Paulus Subarno, organisasi tersebut semakin maju, mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, serta terus menjaga kerukunan antar sub suku yang ada di wilayah Sekadau," harapnya.


Legislator Partai NasDem ini turut menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Paskah kepada seluruh anggota Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau yang merayakan.


“Selamat merayakan Paskah. Semoga momentum ini membawa kedamaian, sukacita, dan semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita semua,” ujarnya.


"Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau dapat terus menjadi wadah yang positif dan berkontribusi bagi pembangunan daerah," tutupnya. (Nv).

Mubes Ke-3 Ayoung Tao Ketungau

Musyawarah Besar III.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com -  Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Kabupaten Sekadau menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 yang dilaksanakan di Rumah Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (11/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno menyampaikan, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan persamaan di antara seluruh anggota.


 "Tentunya tujuan utama dari musyawarah ini adalah untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antaranggota, serta saya juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai sarana dalam mengambil keputusan secara musyawarah," Kata Paulus Subarno yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Hanura.


"Saya juga berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi kita semua," harap Paulus Subarno. 


Sementara itu, Bupati Kabupaten Sekadau Aron, yang diwakili oleh kepala Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol), Apeng Petrus, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


"Dikesempatan ini tentunya saya berharap dengan terselenggaranya Mubes ini nantinya mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi seluruh anggota organisasinya," ungkapnya. 


"Saya juga menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau tentunya sangat mendukung penuh berbagai kegiatan masyarakat, baik yang berbentuk organisasi sosial, adat, maupun keagamaan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kabupaten Sekadau, " pungkasnya. (vr)

Jeffray Apresiasi Mubes Ke-3 Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau

 

Musyawarah Besar III.

Sekadau Kalbar, Wartacyber com - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam menghadiri kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) III dan Paskah Bersama Perkumpulan Ayoung Tao Ketunggau, bertempat di Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (11/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, Jeffray Raja Tugam mengapresiasi Perkumpulan Ayoung Tao Ketunggau yang  menyelenggarakan Musyawarah Besar III sebagai forum tertinggi dalam menentukan arah organisasi ke depan.


“Saya mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Besar III ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Jeffray Raja Tugam yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Demokrat.


"Melalui musyawarah ini, semoga dapat terpilih ketua yang memiliki tanggung jawab, dedikasi, serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih positif," tambahnya.


Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara organisasi dengan pemerintah daerah serta menjaga keharmonisan antar sub suku di Kabupaten Sekadau.


"Peran organisasi seperti Ayoung Tao Ketunggau sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai adat, memperkuat identitas budaya, serta menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah," ujarnya.


Legislator dari Partai Demokrat ini juga mengucapkan selamat merayakan Paskah bersama kepada seluruh anggota Perkumpulan Ayoung Tao Ketunggau yang merayakan.


“Selamat merayakan Paskah. Semoga melalui momentum Paskah bersama ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi di antara kita,” tutupnya. (Nv).

Jumat, 10 April 2026

Pansus LKPJ DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur

Kunjungan Konsultasi ke Kemendagri.

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan rangkaian kegiatan konsultasi dan monitoring sebagai bagian dari persiapan tahapan penyusunan serta pengawasan LKPJ Gubernur Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muddain. Turut hadir Ketua Pansus LKPJ Dino Andrian bersama anggota pansus lainnya, yakni Hamka, Adi Nata Kusuma, Syamsuddin Arfah, serta Ladullah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Pansus LKPJ mendapatkan arahan teknis terkait mekanisme penyusunan LKPJ, indikator penilaian kinerja kepala daerah, hingga tata cara pelaksanaan monitoring dan evaluasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses penyusunan dan pengawasan LKPJ berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel.

"Pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi dan indikator penilaian menjadi kunci penting agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap kinerja pemerintah daerah," kata Muddain

Sementara itu, Ketua Pansus LKPJ, Dino Andrian, menyampaikan bahwa hasil konsultasi ini akan menjadi acuan dalam menyusun rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Gubernur Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2025.

Ia menambahkan, melalui proses monitoring dan evaluasi yang terstruktur, diharapkan rekomendasi yang dihasilkan nantinya dapat mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Dengan adanya kegiatan ini, Pansus LKPJ DPRD Kaltara optimistis dapat menghasilkan evaluasi yang objektif dan konstruktif, sekaligus memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kalimantan Utara," tutupnya. (SA).

DPRD Kaltara Bahas Raperda Perkebunan Berkelanjutan, Fokus Lindungi Petani Lokal

Rapat Kerja.

TARAKAN – DPRD Provinsi Kalimantan Utara melalui Panitia Khusus (Pansus) II menggelar rapat kerja dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan, Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh sejumlah anggota Pansus II, di antaranya Robenson Tadem, Agus Salim, Rakhmat Sewa, Saleh, serta Maslan Abdul Latif.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Biro Hukum Sekretariat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Tim Pakar.

Dalam pertemuan itu, anggota Pansus II, Robenson Tadem, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Tahapan ini dinilai krusial sebelum memasuki pembahasan materi Ranperda yang dijadwalkan berlangsung pada awal Mei mendatang.

"Kami juga mendorong Tim Ahli bersama OPD terkait untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan regulasi tersebut. Langkah sinkronisasi ini dilakukan guna memastikan proses harmonisasi di tingkat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dapat berjalan lancar tanpa kendala administratif maupun substansi," katanya.

Menurutnya, kejelasan regulasi sejak tahap awal sangat penting agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar kuat, implementatif, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Lebih lanjut, Robenson Tadem menjelaskan bahwa urgensi Ranperda inisiatif DPRD ini berangkat dari kebutuhan untuk melindungi petani kecil dan petani mandiri di Kalimantan Utara.

"Regulasi tersebut harus mampu menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan di lapangan, seperti kepastian legalitas lahan, akses terhadap penyediaan benih, hingga jaminan pemasaran hasil panen, ujarnya.

"Dengan hadirnya payung hukum ini, sektor perkebunan diharapkan tidak hanya berkembang secara berkelanjutan dari sisi lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal secara merata," tutupnya .(Sa).

Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda