WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Sabtu, 15 Agustus 2026

Gubernur Kukuhkan 26 Paskibraka, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

Pengukuhan Paskibraka.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengukuhkan 26 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Aula Gedung Gadis, Jumat (14/8).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., jajaran Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dipercaya mengemban tugas pada peringatan kemerdekaan tahun ini.

“Ananda sekalian adalah putra-putri terbaik Kaltara yang dipercaya menjalankan tugas penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Zainal.

Ia mengatakan, upacara pengibaran bendera Merah Putih merupakan bagian penting dalam peringatan kemerdekaan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Menurutnya, tugas Paskibraka memiliki makna lebih dari sekadar mengibarkan dan menurunkan bendera. Paskibraka menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda melalui nilai kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan semangat rela berkorban.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Lanjutnya, Zainal meminta para anggota Paskibraka memaknai seluruh proses pembinaan yang telah dijalani dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berpesan agar Paskibraka menanamkan nilai Pancasila, cinta tanah air dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman, kata dia, harus menjadi kekuatan dan persatuan menjadi landasan dalam membangun Indonesia.

“Terus belajar, jaga integritas, disiplin dalam menjalankan tanggung jawab, dan jadilah generasi muda yang peduli terhadap bangsa dan negara,” pesannya.

Zainal berharap 26 anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan baik sekaligus menjadi generasi muda yang dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, negara dan Kaltara. (dkisp).

Gubernur Simak Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan Jadi Pesan Utama

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Bandara Juwata, Jumat (14/8).

Di tempat berbeda, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., para Asisten, Staf Ahli Gubernur, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara turut menyaksikan pidato tersebut dari Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara.

Pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disiarkan langsung dari Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan capaian kinerja pemerintah selama 21 bulan atau 663 hari masa kepemimpinannya. Dalam periode tersebut, pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif yang diarahkan untuk mempercepat penyelesaian berbagai isu strategis nasional sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

“Dalam 21 bulan ini, atau 663 hari, pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif. Artinya, rata-rata setiap lima hari kita melaksanakan satu kebijakan transformatif,” kata Presiden Prabowo.

Salah satu capaian yang disampaikan adalah sektor pangan. Pemerintah menyebut Indonesia telah mencapai swasembada terhadap delapan komoditas pangan utama dalam waktu satu tahun, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar dan cabai rawit.

Capaian tersebut disebut lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun. Upaya tersebut antara lain didukung penyederhanaan tata kelola pupuk melalui penghapusan 145 regulasi serta penurunan harga pupuk sebesar 20 persen.

Di sektor energi, pemerintah juga menyampaikan penguatan kemandirian energi melalui penerapan Biodiesel B50. Mulai 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi melakukan impor solar sehingga memberikan penghematan devisa negara hingga sekitar Rp170 triliun.

Sementara dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan layanan dasar, pemerintah telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih, mengoperasikan 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, merehabilitasi 71.744 sarana pendidikan, serta memperluas Program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau sekitar 108 juta jiwa.

Meski menyampaikan berbagai capaian, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah agar tidak berpuas diri. Evaluasi dan kerja berkelanjutan tetap diperlukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi.

Sejumlah tantangan tersebut meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, perluasan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, serta penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan.

“Selama pekerjaan itu masih ada, Pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri,” tegasnya.

Presiden juga mengajak seluruh elemen pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan berbagai program pembangunan memberikan dampak konkret dan berkelanjutan bagi kesejahteraan rakyat. (dkisp).

Jumat, 14 Agustus 2026

Kapolda Kaltara Silaturahmi ke DPRD, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah

Kunjungan Silaturahmi.

TANJUNG SELOR
– Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara melaksanakan kunjungan silaturahmi ke DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Utara tersebut disambut hangat oleh pimpinan dan anggota DPRD Kaltara. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga legislatif dalam menjaga keamanan serta stabilitas daerah.

Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan personal dan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai dinamika serta tantangan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., menyambut baik kunjungan Kapolda Kaltara beserta jajaran.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Polda Kaltara merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, tertib dan kondusif.

Karena itu, hubungan harmonis antara DPRD dan Polda Kaltara diharapkan dapat terus terjaga. Setiap persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat diharapkan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Sementara itu, kunjungan Kapolda Kaltara juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur pimpinan daerah. Hal tersebut dinilai penting mengingat Kalimantan Utara merupakan provinsi yang memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan negara sekaligus menghadapi berbagai dinamika keamanan dan sosial kemasyarakatan.

Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, DPRD dan Polda Kaltara diharapkan dapat terus berjalan beriringan dalam mendukung terciptanya Kalimantan Utara yang aman, damai, tertib dan kondusif.

Sinergi antarlembaga tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi komitmen bersama untuk menjaga soliditas antarlembaga serta membangun Kalimantan Utara melalui semangat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi. (Humas).

Bupati Wempi Kukuhkan Paskibraka Malinau untuk HUT ke-81 RI

Pengukuhan Paskibra.

MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Malinau yang akan bertugas pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan berlangsung di Ruang Tebengan, Lantai II Kantor Bupati Malinau, Jumat (14/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta orang tua atau wali dari masing-masing anggota Paskibraka.

Dalam amanatnya, Bupati Wempi memberikan motivasi kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab dalam mengemban tugas negara, khususnya pada momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Malinau yang akan digelar pada 17 Agustus 2026.

Bupati Wempi berharap seluruh anggota Paskibraka mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ia juga mendorong para anggota Paskibraka untuk menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya dalam menjaga persatuan, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Dengan pengukuhan tersebut, seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Malinau diharapkan semakin siap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh semangat dan tanggung jawab. (Prokompim Malinau).




Gubernur Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Cegah Korupsi

Rakor Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya penguatan integritas dan pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. 

Hal itu diutarakannya saat menghadiri dan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (13/8). 

Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Forum ini juga mendorong peningkatan pengawasan internal serta penguatan sistem pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan. 

Zainal menyampaikan bahwa integritas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintahan yang berintegritas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

“Penguatan integritas juga penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintahan harus mampu memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan mengutamakan masyarakat,” katanya. 

Ia menegaskan, pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat pengawasan, tetapi harus menjadi komitmen seluruh aparatur pemerintah. 

“Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab aparat pengawasan, tetapi seluruh jajaran pemerintahan,” tegasnya. 

Zainal mengatakan budaya integritas harus dibangun melalui komitmen setiap aparatur dalam menjalankan tugas secara profesional dan beretika. Setiap perangkat daerah juga diminta terus memperkuat pengawasan serta memastikan proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Melalui rakor tersebut, pemerintah daerah juga memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mengimplementasikan langkah-langkah strategis pencegahan korupsi serta mengevaluasi upaya yang telah dilakukan. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen melanjutkan penguatan transparansi, akuntabilitas, pengawasan, dan sistem pelayanan publik sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, berintegritas dan dipercaya masyarakat. (dkisp).

Wujudkan Sekadau Bersih dan Asri, Demokrat Gelar Aksi Lingkungan di Masjid Agung

Aksi kerja bakti dan penanaman pohon.

Sekadau, Wartacyber.com - Dalam rangka memperingati 25 tahun Partai Demokrat dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sekadau melaksanakan kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri melalui aksi kerja bakti dan penanaman pohon di lingkungan Masjid Agung Sultan Anum Sekadau, KM 7 Jalan Sekadau–Sintang, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (14/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Partai Demokrat dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat dan berbagai elemen di Kabupaten Sekadau.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sekadau, Aron, S.H., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan bersama sejumlah organisasi dan instansi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Hari ini kami bersama pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Sekadau, bersama Ormas Lawas Kabupaten Sekadau, Pengurus Masjid Sultan Anum Sekadau, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau melaksanakan kegiatan bakti sosial di lingkungan masjid dan penanaman pohon,” ujar Aron.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan 25 tahun Partai Demokrat dan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Sementara itu, Pengurus Masjid Agung Sultan Anum Sekadau, Abang Irwandi, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Sekadau yang telah memilih lingkungan Masjid Agung Sultan Anum sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi lingkungan masjid serta menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus Partai Demokrat Kabupaten Sekadau yang telah memilih Masjid Agung Sultan Anum sebagai tempat bakti sosial dalam Gerakan Langit Biru Indonesia Asri,” ungkap Abang Irwandi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Srikandi Demokrat Kabupaten Sekadau, Pengurus Ranting Partai Demokrat dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Sekadau, anggota Ormas Lawas Kabupaten Sekadau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Pengurus Masjid Sultan Anum Sekadau, serta simpatisan Partai Demokrat Kabupaten Sekadau.

Melalui kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon ini, DPC Partai Demokrat Kabupaten Sekadau berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, dan asri di Kabupaten Sekadau. (Tim).

Kamis, 13 Agustus 2026

Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

Kebakaran Hutan dan Lahan.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah cuaca panas dan kering akibat fenomena El Nino. 

Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, S.Hut., M.Si., mengimbau seluruh masyarakat, kelompok tani, hingga pelaku usaha menghentikan aktivitas pembakaran lahan, terutama selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung. 

Menurutnya, kondisi vegetasi hutan dan lahan yang semakin kering membuat potensi kebakaran meningkat. Percikan api kecil pun dapat dengan cepat membesar dan menyebar. 

“Cuaca saat ini sangat panas dan kering sehingga kerawanan Karhutla sangat tinggi. Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar,” tegasnya. 

Nur Laila mengatakan Karhutla tidak hanya mengancam kelestarian hutan dan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan serta keselamatan masyarakat. 

Karena itu, Dishut Kaltara meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api juga perlu dihindari, termasuk membuang puntung rokok sembarangan di kawasan semak, hutan, maupun lahan kering. 

Lanjutnya, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan lingkungan secara aktif selama cuaca panas ekstrem. 

Jika menemukan asap, titik api, atau tanda-tanda potensi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), atau pihak berwenang terdekat. 

Dishut Kaltara menegaskan pembakaran hutan dan lahan merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

“Jangan menunggu kebakaran meluas baru bertindak. Dalam kondisi cuaca yang sangat panas ini, pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Nur Laila. (dkisp).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda