WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 31 Agustus 2026

Wagub Pimpin HKTI Bulungan, Dorong Penguatan Sektor Pertanian

Pelantikan Pengurus HKTI.

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., dipercaya memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bulungan periode 2026-2031. 

Pelantikan kepengurusan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, di Hotel Royal Tarakan, Minggu (30/8). 

Wagub Ingkong mengatakan, kepercayaan tersebut akan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara petani dan pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bulungan. 

Menurutnya, HKTI tidak hanya menjadi wadah berhimpun para petani, tetapi juga harus mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan petani. 

“HKTI harus menjadi wadah yang bisa menyampaikan aspirasi petani dan menjembatani komunikasi dengan pemerintah,” kata Ingkong. 

Ia menilai sektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. 

Karena itu, pengembangan sektor pertanian membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, organisasi tani, pelaku usaha dan masyarakat. 

Ingkong menegaskan petani harus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah. Kebijakan dan program pertanian perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani. 

“Petani harus menjadi bagian penting dalam pembangunan. Program pertanian harus mampu meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, Kabupaten Bulungan memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk pengembangan pertanian. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia  (SDM), pemanfaatan teknologi, serta dukungan program yang berkelanjutan. 

Selain meningkatkan produksi, pengembangan pertanian juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. 

Ingkong menambahkan, organisasi petani yang kuat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian. Dengan organisasi yang solid, kebutuhan dan aspirasi petani dapat disampaikan secara lebih terarah. 

Ke depan, ia mendorong HKTI Bulungan membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih kuat dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan serta para pemangku kepentingan lainnya. 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan produksi pertanian, penyediaan sarana dan prasarana, perluasan akses pasar, serta peningkatan kapasitas petani. 

“Harapannya, HKTI Bulungan bisa semakin kuat dan bersama pemerintah mendorong pertanian menjadi salah satu sektor yang menopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Kaltara,” pungkasnya. (dkisp).

Pemprov Kawal Program Listrik Desa hingga Wilayah Perbatasan

Audiensi jajaran pimpinan PLN Kalimantan

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat sinergi dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) untuk mempercepat pemerataan akses listrik, terutama bagi sekitar 60 desa yang hingga kini belum teraliri listrik. 

Komitmen tersebut dibahas Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi jajaran pimpinan PLN Kalimantan di Ruang Pertemuan Hotel Tarakan Plaza, Senin (31/8). 

Pada pertemuan itu dihadiri GM PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli, GM UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan, serta para manajer unit pelaksana wilayah Kaltara dan Balikpapan. 

Gubernur Zainal mengatakan Kaltara mendapat perhatian dan prioritas dari pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM untuk mempercepat penyediaan listrik bagi desa-desa yang belum berlistrik. 

“Kaltara mendapat prioritas dari pusat. Ada sekitar 60-an desa yang belum berlistrik dan ini akan kita dorong penyelesaiannya secara bertahap,” kata Zainal. 

Zainal menyebutkan bahwa program listrik desa tersebut mulai berjalan pada 2026 dan ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan. Pembiayaan program berasal dari APBN dan pelaksanaannya dikelola langsung oleh PLN. 

Meski demikian, Pemprov Kaltara tetap akan mengawal pelaksanaan program tersebut melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas ESDM. 

“Kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan PLN agar pelaksanaannya di lapangan berjalan dengan baik,” ujarnya. 

Selain mempercepat pembangunan jaringan listrik desa, Zainal juga mendorong PLN mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik baru. 

Ia menegaskan Pemprov Kaltara siap mendukung melalui penyediaan data masyarakat yang membutuhkan bantuan agar program dapat diberikan secara tepat sasaran. 

Menanggapi hal tersebut, GM PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan PLN siap menjalankan program listrik desa di Kaltara dan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. 

“Kami membahas pembangunan listrik desa yang akan dilaksanakan tahun ini. Dukungan Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov Kaltara sangat penting agar program ini dapat berjalan lancar,” ujarnya. 

Selain listrik desa, PLN juga memprioritaskan penguatan kelistrikan di wilayah perbatasan Krayan melalui revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Paramayu yang memanfaatkan energi terbarukan. 

“Untuk wilayah perbatasan Krayan, kami juga melakukan revitalisasi PLTMH Paramayu. Ini menjadi salah satu pekerjaan yang kami prioritaskan tahun ini,” kata Chaliq. 

Terkait bantuan bagi masyarakat kurang mampu, PLN telah menyiapkan sejumlah skema, termasuk Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Data penerima nantinya akan dikoordinasikan bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara agar bantuan tepat sasaran. 

Sinergi Pemprov Kaltara dan PLN diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat, termasuk mereka yang berada di desa terpencil dan kawasan perbatasan. (dkisp).

Dispora Apresiasi SMSI Kaltara Cup 2026, Esports Jadi Wadah Talenta Muda

Grand Final SMSI Kaltara Cup 2026.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga elektronik atau esports sebagai salah satu wadah pembinaan minat, bakat, dan prestasi generasi muda di daerah. 

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Muhammad Husni, saat mewakili Gubernur Kaltara pada pembukaan Grand Final SMSI Kaltara Cup 2026 di Cafe Bin Laden, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu malam (29/8). 

Husni menyampaikan, turnamen Mobile Legends yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltara tersebut menjadi kegiatan positif karena memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkompetisi secara sehat. 

“Esports sekarang sudah menjadi cabang olahraga resmi. Bukan hanya soal bermain gim, tetapi juga melatih kerja sama, disiplin, strategi dan mental bertanding,” kata Husni. 

Ia mengapresiasi SMSI Kaltara yang telah memberikan ruang bagi para pemain esports untuk menunjukkan kemampuan. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet esports di Kaltara. 

Husni berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat menjadi salah satu pintu untuk menemukan pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu membawa nama Kaltara di tingkat nasional. 

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMSI Kaltara. Turnamen ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan potensi pemuda di bidang esports,” ujarnya. 

Turnamen SMSI Kaltara Cup 2026 diikuti 21 tim sejak babak penyisihan. Pertandingan awal berlangsung secara daring, sedangkan babak delapan besar hingga grand final digelar secara luring di Tanjung Selor. 

Pada babak final, Samseng Esport asal Bulungan berhadapan dengan The White Lotus dari Kabupaten Berau untuk memperebutkan gelar juara. 

Sementara itu, Ketua SMSI Kaltara yang diwakili Bendahara Umum SMSI Kaltara, Hendra Nur Rahman, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk menemukan talenta baru di dunia esports. 

Menurut Hendra, perwakilan perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Kaltara hanya mampu menembus babak delapan besar. Namun, hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan. 

“Esensi turnamen ini bukan hanya hasil pertandingan. Yang lebih penting adalah mempererat kebersamaan dan membuka kesempatan lahirnya bibit unggul pemain Mobile Legends di Kaltara,” ujarnya. 

Hendra menyebut babak grand final menjadi puncak perjuangan seluruh peserta setelah melalui pertandingan yang berlangsung kompetitif sejak babak penyisihan. Ia juga berpesan kepada para finalis agar memberikan permainan terbaik dengan tetap menjaga sportivitas dan menghormati lawan. 

“Kalian adalah yang terbaik dari yang terbaik. Tunjukkan permainan terbaik, tetap sportif, dan hormati lawan. Menang adalah bonus, tetapi kerja keras dan kehormatan dalam pertandingan adalah yang utama,” katanya. 

Di kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bulungan, Adymas Putro Utomo, menilai esports kini telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang layak mendapat ruang lebih luas. 

Menurutnya, turnamen seperti SMSI Kaltara Cup menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus belajar berkompetisi secara sehat. 

“Esports seperti Mobile Legends merupakan olahraga prestasi yang membanggakan. Kegiatan seperti ini layak diteruskan karena bisa menjadi tempat lahirnya atlet-atlet muda,” ujar Adymas. 

Pemprov Kaltara berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga pembinaan esports di daerah semakin terarah. 

Melalui kompetisi yang berkelanjutan, talenta-talenta muda Kaltara diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional. (dkisp).

Asap Karhutla Mulai Ganggu Kualitas Udara, Dishut Imbau Warga Waspada

Karhutla.

TANJUNG SELOR – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan menyusul penurunan kualitas udara akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kaltara. 

Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, S.Hut., M.Si., meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. 

“Kalau kualitas udara sedang tidak sehat, sebaiknya batasi aktivitas di luar rumah,” kata Nur Laila, Senin (31/8). 

Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, ia mengingatkan pentingnya menggunakan masker yang tertutup rapat dan sesuai standar untuk mengurangi paparan partikel asap. 

Nur Laila juga meminta kelompok rentan serta masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat untuk menghindari aktivitas fisik berat di luar rumah. 

Ia menjelaskan, paparan asap secara langsung dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terlebih ketika kondisi tubuh sedang tidak prima. 

“Kalau kondisi badan kurang sehat, jangan memaksakan diri beraktivitas berat di luar. Ini untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat asap,” ujarnya. 

Selain mengurangi paparan asap, masyarakat juga diimbau memperbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Pola hidup bersih dan sehat perlu tetap dijaga, termasuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar ruangan. 

Dishut Kaltara juga meminta masyarakat segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan yang serius. Gejala seperti sesak napas berat, nyeri dada, hingga penurunan kesadaran memerlukan penanganan medis segera. 

Pemerintah daerah melalui Dishut terus meningkatkan koordinasi dalam penanganan Karhutla di lapangan. Masyarakat juga diminta ikut menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengurangi paparan asap serta mengikuti perkembangan kualitas udara di wilayah masing-masing. 

“Yang paling penting sekarang adalah menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap selama kondisi udara belum membaik,” pungkas Nur Laila. (dkisp).

Gerak Jalan Pelajar Meriahkan HUT ke-81 RI di Malinau, Tanamkan Nasionalisme dan Kedisiplinan

Gerak Jalan Tingkat Pelajar.

MALINAU, Wartacyber.com
– Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar Gerak Jalan Tingkat Pelajar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., MH.

Kegiatan berlangsung di Desa Malinau Kota, RT 4, tepatnya di depan Masjid An-Nur, Sabtu (29/8/2026) pagi. Gerak jalan diikuti para pelajar dengan penuh semangat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam sambutan Bupati Malinau Wempi W. Mawa yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, disampaikan bahwa kegiatan gerak jalan bukan hanya sebagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan.

Lebih dari itu, gerak jalan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan, sportivitas, serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda.

“Para pahlawan telah mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda bahkan jiwa dan raga untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Menurutnya, generasi penerus bangsa saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif, di antaranya melalui prestasi, pendidikan, kerja keras, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian bagi bangsa dan daerah.

Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang maupun kalah bukan menjadi tujuan utama, melainkan bagaimana kegiatan tersebut mampu membangun kebersamaan, kedisiplinan serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun kebersamaan, menunjukkan kedisiplinan dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan,” pesannya.

Bupati Malinau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua panitia beserta jajaran, kepala sekolah, para guru, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan Gerak Jalan Tingkat Pelajar tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda sekaligus menjadi momentum untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin, kompak, sportif, dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air.

(Prokompim Kab. Malinau).

DPRD Kaltara Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif melalui Karya Kreatif Benuanta 2026

Opening Ceremony Karya Kreatif Benuanta

TANJUNG SELOR, Warta Cyber – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., bersama Anggota DPRD Kaltara, Kornie Serliany, ST., menghadiri Opening Ceremony Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kamis (27/8/2026), dengan mengusung tema “Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan.”

Karya Kreatif Benuanta 2026 menjadi salah satu wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Utara. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat potensi budaya, kreativitas, serta produk unggulan yang dihasilkan pelaku usaha lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kaltara bersama Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala turut meninjau sejumlah stan UMKM.

Rombongan melihat secara langsung beragam produk kreatif dan unggulan yang ditampilkan para pelaku usaha lokal. Kehadiran jajaran DPRD Kaltara tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.

Melalui pelaksanaan KKB 2026, produk-produk unggulan Benuanta diharapkan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

Penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya dan potensi daerah dinilai penting dalam membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

Kegiatan KKB 2026 juga diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Hms).

Minggu, 30 Agustus 2026

Gubernur Ajak KKBM Paraikatte Perkuat Persaudaraan dan Dukung Pembangunan Kaltara

Pelantikan Pengurus KKBM Paraikatte Kaltara Periode 2026–2031.

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengajak Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Paraikatte Kaltara memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

Pesan itu disampaikan Gubernur Zainal saat menghadiri Pelantikan Pengurus KKBM Paraikatte Kaltara Periode 2026–2031 yang digelar di Ballroom Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (29/8) malam. 

Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua KKBM Paraikatte Kaltara terpilih, H. Najamuddin, S.E., beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. 

“Selamat dan sukses kepada Bapak H. Najamuddin beserta seluruh pengurus. Semoga amanah dan bisa membawa organisasi semakin maju serta memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Zainal. 

Ia menilai pelantikan pengurus bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur di tengah masyarakat Kaltara yang majemuk. 

Zainal secara khusus juga mengingatkan pentingnya menjaga falsafah hidup masyarakat Makassar, yakni Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi, yang berarti saling menghargai, saling mengingatkan dan saling memuliakan. 

“Nilai-nilai ini penting untuk terus kita jaga. Dengan saling menghargai, mengingatkan, dan memuliakan, persaudaraan akan semakin kuat,” ujarnya. 

Ia berharap KKBM Paraikatte Kaltara dapat menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan antar anggota sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah. 

Zainal juga mengajak seluruh pengurus dan anggota KKBM untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing. 

Menurutnya, pembangunan Kaltara membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat tanpa melihat latar belakang suku, agama maupun kelompok. 

“Kalau bukan karena kebersamaan, kita tidak akan menjadi kuat. Kalau bukan karena persatuan, kita tidak akan pernah menjadi hebat. Mari terus jaga persaudaraan dan bersama-sama membangun Kaltara,” pungkasnya. (dkisp).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda