PA GMNI Sekadau Resmi Dilantik, Siap Kawal Pembangunan Daerah
![]() |
| Seminar Kebangsaan dan Pelantikan GMNI. (Foto:ist). |
SEKADAU, wartacyber.com – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Sekadau menggelar Seminar Kebangsaan sekaligus pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PA GMNI Kabupaten Sekadau periode 2026–2031, bertempat di Aula Kantor Credit Union (CU) Keling Kumang, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini mengangkat tema “Reaktualisasi Nasionalisme dalam Memperkuat Persatuan, Keadilan Sosial dan Kedaulatan Bangsa di Tengah Pembangunan Daerah, Nasional dan Global”.
Sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Aloysius, anggota Komisi XIII DPR RI Paulus Hadi, Rektor Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) Dr. Stefanus Masiun, Sekretaris DPD GMNI Kalimantan Barat Muhamad Darusalam, serta sejumlah tokoh organisasi, akademisi, mahasiswa dan alumni GMNI. Ganjar Pranowo dan Prof. Dr. Arief Hidayat turut mengikuti kegiatan secara virtual.
Ketua Panitia, Jimy Abraham, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum bagi alumni GMNI untuk kembali memperkuat nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme.
Ia berharap seminar kebangsaan ini dapat melahirkan pemikiran serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua DPRD Kalimantan Barat, Aloysius, mengajak pengurus PA GMNI mengambil peran dalam memperjuangkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Menurutnya, ketimpangan pembangunan, keterbatasan infrastruktur, serta berkurangnya anggaran transfer ke daerah menjadi tantangan yang harus mendapat perhatian bersama.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan dan kalangan intelektual memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawal kebijakan pemerintah agar pembangunan benar-benar dirasakan rakyat.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD GMNI Kalimantan Barat, Muhamad Darusalam, berharap kepengurusan baru PA GMNI Sekadau dapat memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
Ia mengingatkan agar semangat perjuangan GMNI tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan kelompok yang lemah.
Dalam seminar tersebut, Ganjar Pranowo yang mengikuti secara virtual turut menyoroti pengelolaan sumber daya alam dan pelaksanaan otonomi daerah. Ia menilai Kalimantan Barat memiliki potensi kekayaan alam yang besar sehingga harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat.
Ganjar juga menyinggung pembagian Dana Bagi Hasil (DBH), royalti, dan pajak dari pengelolaan sumber daya alam. Menurutnya, daerah penghasil harus mendapatkan hak dan manfaat yang layak sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, anggota Komisi XIII DPR RI, Paulus Jadi, menegaskan bahwa nasionalisme harus diwujudkan melalui nilai-nilai Pancasila dan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Ia menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan antara Pulau Jawa dan luar Jawa, termasuk wilayah pedesaan dan kawasan perbatasan Kalimantan Barat. Menurutnya, nasionalisme bukan hanya simbol kecintaan terhadap negara, tetapi juga komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Rektor ITKK, Dr. Stefanus Masiun, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak secara otomatis menjadikan suatu bangsa sejahtera. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas tata kelola pemerintahan serta institusi politik dan ekonomi.
Ia menekankan bahwa pembangunan harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, pemerataan kesempatan, pelayanan publik, penghormatan terhadap martabat manusia, serta keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.
Pada kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno, menyebut GMNI sebagai gambaran semangat persatuan dalam keberagaman. Ia berharap PA GMNI Sekadau dapat menunjukkan eksistensinya melalui program yang bermanfaat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua DPC PA GMNI Kabupaten Sekadau, Andriwanto, menegaskan bahwa nasionalisme tidak boleh hanya dimaknai sebagai romantisme sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan konkret.
Ia mengajak seluruh pengurus memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Sekadau dan Kalimantan Barat.
Pelantikan DPC PA GMNI Kabupaten Sekadau periode 2026–2031 dilakukan secara daring oleh Ketua Umum DPP PA GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, melalui pembacaan Surat Keputusan Nomor 08.04/SK/DPP/PA-GMNI/X/2026 tentang pengesahan struktur, komposisi, dan personalia kepengurusan.
Dalam kepengurusan yang baru, Andriwanto, S.Pd. dipercaya sebagai Ketua, Ahmad Fauzi Shabirin, S.IP. sebagai Sekretaris, dan Fransiska Pela, S.IP. sebagai Bendahara DPC PA GMNI Kabupaten Sekadau periode 2026–2031. (Tim).










