WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 14 September 2026

Jawaban Eksekutif Terhadap PU Fraksi-fraksi DPRD

Paripurna ke-37 Masa Persidangan Ke-3 DPRD

SEKADAU, Wartacyber.com – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menghadiri Rapat Paripurna ke-27 Masa Persidangan ke-3 DPRD Kabupaten Sekadau dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, 
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sekadau, Senin (14/9/2026).

Dalam penyampaiannya, Subandrio menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai pandangan, pertanyaan, saran dan masukan yang disampaikan terhadap Rancangan Perubahan APBD 2026.

Menurutnya, pemandangan umum fraksi merupakan bagian penting dalam tahapan pembahasan perubahan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.

“Selanjutnya, penyusunan proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah oleh Pemerintah Daerah telah disusun dengan memperhatikan kemampuan pendanaan, evaluasi terhadap realisasi pada semester satu tahun berjalan dan proyeksi hingga akhir tahun anggaran serta pemenuhan program, kegiatan dan sub kegiatan yang mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah,” ungkap Subandrio.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan fokus melakukan penyesuaian pendapatan, pengendalian belanja serta penguatan pembiayaan daerah untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Fokus utama adalah pada penyesuaian pendapatan daerah, pengendalian belanja, serta penguatan pembiayaan daerah guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.

Subandrio juga mengapresiasi seluruh saran dan masukan fraksi DPRD yang dinilainya konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia berharap pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 antara pemerintah daerah dan DPRD dapat dilakukan secara detail dan komprehensif sehingga menghasilkan kebijakan yang efektif, efisien dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sekadau akan senantiasa melakukan upaya maksimal dalam membangun komunikasi, koordinasi dan kerja sama dengan seluruh stakeholder yang berpotensi membantu meningkatkan pembangunan, terlebih di tengah kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas,” pungkasnya. (Tim).

Dishut Perkuat Kesiapsiagaan, 282 Hotspot Terdeteksi hingga September

Karhutla.

TANJUNG SELOR – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kesiapsiagaan dan langkah mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul terdeteksinya 282 titik panas (hotspot) di Kaltara hingga 11 September 2026. 

Data pemantauan hotspot dari satelit Terra Aqua, SNPP, dan NOAA20 NASA dengan tingkat kepercayaan tinggi _(High Confidence Level)_ menunjukkan peningkatan cukup signifikan pada Agustus, yakni mencapai 183 titik. Sementara hingga 11 September 2026, tercatat tambahan 71 hotspot. 

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDE) Dishut Kaltara, Maryanto, S.Hut., M.AP., mengatakan peningkatan tersebut menjadi perhatian serius meskipun jumlah hotspot Kaltara masih lebih rendah dibandingkan sejumlah provinsi lainnya. 

“Jumlah hotspot kita memang masih lebih rendah dibanding beberapa provinsi lain. Namun, kenaikan pada Agustus harus menjadi perhatian. Kita tidak boleh lengah,” kata Maryanto, Ahad (13/9).

Secara nasional, tercatat 34.404 hotspot di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Kaltara berada di peringkat ke-19. 

Berdasarkan data rekapitulasi Sipongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, hotspot Kaltara tercatat satu titik pada Januari, satu titik pada Februari, dua titik pada Maret, 10 titik pada April, delapan titik pada Mei, tiga titik pada Juni, tiga titik pada Juli, kemudian meningkat menjadi 183 titik pada Agustus dan 71 titik hingga 11 September. 

Kondisi tersebut mendorong Dishut Kaltara untuk memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini di lapangan. Setidaknya ada tiga langkah utama yang menjadi perhatian. 

Pertama, memperkuat patroli terpadu dan _ground check_ cepat dengan mengoptimalkan peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di seluruh kabupaten/kota. Setiap koordinat hotspot yang terdeteksi melalui sistem Sipongi akan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. 

Kedua, meningkatkan sinergi lintas lembaga bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Manggala Agni, tim penegakan hukum Kementerian Kehutanan, TNI/Polri, serta masyarakat. Kolaborasi ini diperlukan agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat. 

Ketiga, memperkuat edukasi Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) kepada masyarakat dan pemegang izin konsesi hutan. Edukasi ini penting untuk mencegah penggunaan api dalam membuka maupun membersihkan lahan. 

“Yang paling penting adalah pencegahan. Setiap titik yang terdeteksi harus segera diverifikasi agar kita mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan dan bisa mengambil langkah secepat mungkin,” jelasnya. 

Maryanto menegaskan, peningkatan hotspot harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, masyarakat, pemegang izin dan seluruh pihak terkait memiliki peran penting dalam mencegah Karhutla, terutama ketika kondisi cuaca semakin kering. 

Dishut Kaltara berharap peningkatan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak dapat menjaga kondisi tetap terkendali. Masyarakat juga diharapkan ikut berperan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran di lingkungan sekitar. (dkisp).

Minggu, 13 September 2026

Pemprov Dukung Penguatan Generasi Qur’ani melalui MTQ Nasional XXXI

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun generasi yang berakhlak dan berkarakter. 

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara, Drs. H. Sanusi, M.Si., yang mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9) malam. 

Pembukaan MTQ Nasional XXXI secara resmi dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., yang hadir mewakili Presiden Republik Indonesia. 

MTQ Nasional XXXI diikuti kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat pembinaan generasi Qur’ani. 

Dalam sambutannya, Menko PMK, Pratikno mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun karakter, serta menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. 

“Atas nama Presiden dan pemerintah, mari kita membaca Al-Qur’an dengan hati, memahami dengan akal, menghayati dengan jiwa, lalu menerapkannya dalam kehidupan,” kata Pratikno. 

Ia mengatakan tema MTQ Nasional XXXI juga menjadi doa dan cita-cita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas yang berkeadaban. 

Menurutnya, pembangunan manusia tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan tersebut harus berjalan bersama karakter dan nilai kemanusiaan. 

“Indonesia Emas membutuhkan manusia yang adil, disiplin, kreatif, dan peduli kepada sesama,” jelasnya. 

Salah satu momen menarik dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI adalah pencatatan rekor dunia MURI melalui nyanyian kolosal Mars MTQ secara hybrid. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan. 

Kehadiran Pemprov Kaltara pada pembukaan MTQ Nasional XXXI menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qur’ani di daerah. 

Melalui momentum tersebut, Pemprov Kaltara berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat dan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang religius, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (dkisp).

MTQ Nasional XXXI, Gubernur Minta Kafilah Tampil Percaya Diri

MtQ Nasional. 

SEMARANG – Pagi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) terasa lebih ramai dari biasanya. Kafilah dari berbagai penjuru Indonesia berjalan bersama dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Di antara warna-warni rombongan itu, Kafilah Kalimantan Utara (Kaltara) hadir membawa semangat Bumi Benuanta. 

Sabtu (12/9), sebanyak 52 anggota Kafilah Kaltara ikut dalam pawai yang menjadi bagian dari rangkaian MTQ Nasional XXXI di Provinsi Jateng. 

Di tengah suasana tersebut, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir memberikan dukungan langsung kepada para kafilah. 

Bagi para peserta, kehadiran Gubernur menjadi penyemangat sebelum mereka memasuki arena perlombaan. Ada 39 peserta yang akan tampil dalam berbagai cabang, didampingi enam pelatih, enam official, dan satu ketua kafilah. 

Pawai Ta’aruf pun bukan sekadar perjalanan bersama. Di sana, para kafilah dari berbagai daerah bertemu, saling menyapa dan membangun persaudaraan sebelum berhadapan dalam kompetisi. 

Gubernur Zainal meminta para peserta Kaltara tidak terbebani dengan target prestasi. Menurutnya, kemampuan terbaik tetap harus diberikan, tetapi nilai silaturahmi dan kecintaan terhadap Al-Qur’an jauh lebih penting. 

“Bertandinglah dengan percaya diri dan berikan yang terbaik. Jadikan MTQ ini kesempatan untuk bersilaturahmi dan semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” pesan Zainal. 

Kafilah Kaltara akan mengikuti beragam cabang, mulai dari tartil, tilawah anak, remaja dan dewasa, Qira’at, tafsir, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, kaligrafi, cabang digital hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. 

Semangat mereka sejalan dengan tema MTQ Nasional XXXI, “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.” 

Tema itu menjadi pengingat bahwa perjalanan di MTQ bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara. Ada pengalaman, persaudaraan dan nilai-nilai Al-Qur’an yang dibawa pulang setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. 

Dari Semarang, Kafilah Kaltara pun bersiap memasuki arena. Membawa nama daerah, membawa harapan masyarakat, dan tentu saja membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik bagi Bumi Benuanta. (dkisp).

Sabtu, 12 September 2026

Kadis Perdagangan Dampingi BPK RI Cek Tongkang Kandas di Kapuas

Pemeriksaan Kondisi Tongkang Kandas  (Foto:tim).

SEKADAU, Wartacyber.com – Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik sebuah tongkang bermuatan kernel kelapa sawit yang kandas di dasar Sungai Kapuas, wilayah Desa Tanjung, RT Sungai Raya, Kabupaten Sekadau, Sabtu (12/9/2026) pagi.


Dalam pemeriksaan tersebut, tim BPK RI didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau, Novita, Kepala Bagian Ekonomi serta Inspektorat Kabupaten Sekadau.


Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi tongkang dan motor pendorong tidak mengalami kerusakan fisik. Tongkang tersebut diketahui kandas akibat kondisi Sungai Kapuas yang mengalami penyusutan air selama musim kemarau.


“Jika melihat posisi tongkang dan motor pendorong memang tidak mengalami kerusakan, tapi murni hanya kandas,” kata Novita.


Selain mengecek kondisi tongkang, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Sekadau.


Novita mengatakan, pengecekan terhadap SPBU dan agen LPG dilakukan secara rutin untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.


“Apabila ada agen LPG dan SPBU yang menyimpang dari aturan tentu konsekuensinya akan ada sanksi,” tegasnya.


Ia menambahkan, dari hasil pengecekan yang dilakukan, seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.


“Puji Tuhan, selama pengecekan semuanya berjalan baik dan lancar. Mudah-mudahan pelayanan SPBU dan agen LPG semakin baik,” pungkasnya. (Tim).

Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI, Gubernur Beri Dukungan Kafilah Kaltara

Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.

SEMARANG – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (11/9) malam. 

Malam Ta’aruf menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyambutan kafilah dari seluruh provinsi yang akan mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI di Provinsi Jawa Tengah. 

Kehadiran Gubernur Zainal sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kepada kafilah yang akan membawa nama daerah dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut. 

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah Kaltara yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi. Ia berharap para peserta dapat tampil maksimal dengan tetap menjaga sportivitas dan semangat kebersamaan. 

“Yang paling penting, MTQ ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman kita terhadap Al-Qur’an. Kepada kafilah Kaltara, berikan yang terbaik dan bawa nama baik daerah,” kata Zainal. 

Ia menyampaikan, MTQ tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. 

Malam Ta’aruf berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan mempertemukan para kafilah, pendamping, serta jajaran pemerintah daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Pemprov Kaltara berkomitmen terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak dan berintegritas. (dkisp).

Wagub Bahas Percepatan Akses Jalan Menuju Apau Kayan

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bersama Direktur PT. TMM, Mr. Tiger Chen, di Kantor Pusat PT. TMM, SCBD Treasury Tower. 

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat upaya membuka akses jalan menuju kawasan Apau Kayan melalui koordinasi dengan PT. Tujuan Mulia Makmur (TMM). 

Langkah ini dibahas Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bersama Direktur PT. TMM, Mr. Tiger Chen, di Kantor Pusat PT. TMM, SCBD Treasury Tower, Jakarta Selatan, Jumat (11/9). 

Pertemuan tersebut membahas langkah konkret untuk memperkuat konektivitas menuju Apau Kayan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses darat. 

Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan peluang kerja sama yang dapat mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang belum dapat hadir karena agenda kedinasan lainnya. 

“Penyelesaian infrastruktur dasar di wilayah 3T merupakan komitmen Pemprov Kaltara agar pembangunan bisa dirasakan secara adil oleh masyarakat,” kata Ingkong. 

Saat ini, akses menuju Apau Kayan dari sisi selatan masih mengandalkan jalur melalui PT. Sumalindo dan Long Bagun. Sementara dari sisi utara, pembangunan jalan paralel nasional Malinau–Langap–Long Kemuat–Pujungan–Data Dian–Long Nawang sepanjang sekitar 459,18 kilometer masih belum sepenuhnya selesai. 

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah ruas Long Kemuat–Pujungan sepanjang sekitar 25 kilometer yang belum terbangun. Selain itu, dari arah selatan juga terdapat rencana pembangunan jalan paralel nasional Long Pahangai–Sungai Boh sepanjang sekitar 90 kilometer. 

Untuk mempercepat konektivitas tersebut, Pemprov Kaltara mendorong pemerintah pusat mempercepat pembangunan ruas Long Pahangai–Sungai Boh sesuai Permen PUPR Nomor 817/KPTS/M/2024. 

Pemprov Kaltara juga mengusulkan ruas jalan Km 122 hingga Km 147 dari perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)–Kaltara agar masuk dalam jaringan jalan provinsi. Dengan demikian, pemeliharaan ruas tersebut dapat didukung melalui APBD sesuai kewenangan yang berlaku selama menunggu penanganan jalan nasional. 

Selain itu, Pemprov Kaltara membuka peluang kerja sama dengan PT. TMM untuk mendukung pemeliharaan ruas Km 122–147. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran akses masyarakat dan distribusi logistik menuju kawasan Apau Kayan. 

Ingkong berharap koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat menghasilkan solusi yang mendukung konektivitas masyarakat perbatasan. 

“Yang terpenting, akses masyarakat tetap terjaga dan pembangunan di wilayah perbatasan bisa terus berjalan,” pungkasnya. (dkisp).

Jumat, 11 September 2026

Maulid Nabi 1448 Hijriah, Gubernur Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Pesan itu disampaikan saat membuka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di lingkungan Pemprov Kaltara yang berlangsung di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (10/9). 

Gubernur Zainal mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan atau seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menerapkan sifat-sifat mulia Rasulullah dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. 

“Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita untuk menerapkan sifat Rasulullah, yaitu jujur, amanah, menyampaikan kebenaran, dan cerdas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” kata Zainal. 

Ia menyebutkan, nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang jujur, profesional dan akuntabel. Karena itu, para pejabat dan ASN diminta mampu menjadi contoh bagi masyarakat, baik dalam ketaatan beragama maupun kepatuhan terhadap aturan. 

“Jadikan integritas dan kesederhanaan yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya. 

Selain integritas, Zainal menekankan pentingnya kepedulian sosial. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. 

Ia meminta program keagamaan dan kemasyarakatan di Kaltara terus diarahkan untuk membantu pengentasan kemiskinan, memperkuat pendidikan keagamaan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang membutuhkan. 

“Semangat kepedulian sosial harus diwujudkan dalam langkah nyata agar pembangunan benar-benar memberikan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi masyarakat,” tegasnya. 

Zainal berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi titik tolak bagi seluruh ASN Kaltara untuk meningkatkan integritas, kepedulian, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat. 

“Mari menjadi aparatur yang lebih berintegritas, lebih peduli, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Gubernur Zainal memberikan bonus apresiasi kepada para juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz Ambo Intan, S.Pd.I. (dkisp).

Rizal Arafat Apresiasi Langkah Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla

Sosialisasi Karhutla. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com – Kepala Desa Gonis Tekam, Rizal Arafat, menghadiri kegiatan Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilaksanakan Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), bertempat di Desa Gonis Tekam. Jumat (11/9/2026).


Sosialisasi tersebut dihadiri Kolonel Khoirul Anam (AL), Letkol Haerudin (AU), Mayor Agus Suryana (AD), Babinsa 1204-15/Sekadau Hilir, Kepala Desa Gonis Tekam beserta perangkat desa, Ketua BPD, kepala dusun, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Gonis Tekam.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Gonis Tekam, Rizal Arafat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Mabes TNI yang telah melaksanakan sosialisasi mengenai pencegahan Karhutla.


Menurut Rizal, kegiatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Mabes TNI atas sosialisasi Karhutla yang dilaksanakan. Kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat guna mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Rizal.


Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.


“Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi Karhutla dari Tim Mabes TNI. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mencegah Karhutla,” pungkasnya. (Tim).

Kades Merapi Apresiasi Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI

 

Sosialisasi Karhutla di Desa Merapi. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com – Kepala Desa Merapi, Saleh, menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilaksanakan Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di depan Masjid Muttaqin, Dusun Lisuk Raya, Desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat (11/9/2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Khoirul Anam (AL), Letkol Haerudin (AU), Mayor Agus Suryana (AD), Babinsa Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Desa Merapi, Kepala Desa Merapi, Sekretaris Desa, Ketua BPD, kepala dusun, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Merapi.


Kepala Desa Merapi, Saleh, mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan Tim Mabes TNI tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya serta dampak Karhutla.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi Karhutla dari Tim Mabes TNI. Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Saleh.


Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau.


Saleh juga mengajak seluruh masyarakat Desa Merapi untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.


“Pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya. (Tim).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda