WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Sabtu, 30 Mei 2026

Idul Adha 1447 H, FIFGROUP Sekadau Tebar Kebahagiaan Lewat Kurban untuk Masyarakat

Penyerahan Hewan Kurban ke Masjid Muhajirin.

Sekadau, Wartacyber.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, FIFGROUP Cabang Sekadau kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dan peduli terhadap masyarakat melalui program “FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara”.


Program yang merupakan bagian dari kegiatan sosial FIFGROUP, anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial ini, menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Secara nasional, pada tahun 2026 FIFGROUP menyalurkan sebanyak 502 hewan kurban, yang terdiri dari 4 ekor sapi dan 498 ekor kambing, dengan total nilai mencapai sekitar Rp2 miliar. 


Seluruh bantuan tersebut berasal dari Dana Sosial Syariah FIFGROUP dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.


Di Kabupaten Sekadau, FIFGROUP Cabang Sekadau turut berpartisipasi dengan menyerahkan 2 ekor kambing kurban kepada masyarakat melalui Masjid Muhajirin yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat. Seremoni penyerahan hewan kurban dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026.


Hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Sekadau, Anwarudin, kepada panitia pengurus Masjid Muhajirin untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.


Anwarudin mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bagian dari implementasi misi FIFGROUP dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.


"FIFGROUP dengan misinya membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat tentu terus berupaya hadir di tengah seluruh lapisan masyarakat. Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat di sekitar lingkungan kantor FIFGROUP," ujarnya.


Program penyaluran hewan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus masjid. 


Koordinator penerima hewan kurban, Asep Mulyana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan FIFGROUP kepada masyarakat Sekadau.


"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hewan kurban dari FIFGROUP. Semoga apa yang diberikan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Kami juga mendoakan agar FIFGROUP senantiasa diberikan keberkahan dan kesuksesan," ungkapnya.


Melalui program FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara, perusahaan berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha yang penuh makna. (Rilis).

Yodi Tegaskan Dukungan Terhadap Ultimatum Wamentan, Minta PKS Beli TBS Sawit Sesuai Harga Pemerintah

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

Sekadau, Wartacyber.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan, menegaskan dukungannya terhadap pernyataan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang mengultimatum pabrik kelapa sawit (PKS) agar tidak membeli tandan buah segar (TBS) sawit petani di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.


Menurut Yodi, pernyataan Wamentan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani sawit yang selama ini kerap dirugikan akibat rendahnya harga pembelian TBS oleh sejumlah PKS.


"Kami sangat mendukung langkah tegas Wamentan Sudaryono. PKS harus membeli TBS petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai petani menjadi korban karena harga dibeli jauh di bawah ketetapan," ujar Yodi, Sabtu (30/5/2026).


Legislator Partai Gerindra ini menilai tidak ada alasan bagi PKS untuk menekan harga sawit petani apabila kondisi industri sawit berjalan normal.


Ia menegaskan bahwa perusahaan harus mematuhi aturan dan menghormati hasil penetapan harga yang telah disepakati melalui tim penetapan harga sawit. Dengan demikian, petani dapat memperoleh haknya secara adil dan kesejahteraan mereka dapat terjaga.


"Kalau pemerintah sudah menetapkan harga, maka itu harus menjadi acuan. Jangan sampai ada perusahaan yang membeli dengan harga semaunya sendiri sehingga merugikan petani," tegasnya.


Yodi juga meminta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembelian TBS di lapangan. Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan agar tidak ada perusahaan yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan dengan mengorbankan petani.


"Kami berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara serius. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.


Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa industri sawit tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada alasan bagi pabrik untuk membeli sawit petani dengan harga murah. Bahkan, ia mengultimatum bahwa izin perusahaan dapat dicabut apabila terbukti membeli TBS petani jauh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. (Nv).

Kamis, 28 Mei 2026

Grand Opening Weng Coffe Sekadau, Hadirkan Suasana Nongkrong Modern

Grand Opening Weng Coffee.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffe Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffe Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffe Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffe ini,” ujarnya.



“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” tambahnya.


Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Demokrat, Valentinus mengatakan, coffee shop tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga mempererat hubungan sosial antar masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Semoga usaha ini semakin maju, ramai pengunjung, dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berharap hadirnya Weng Coffee dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta menjadi salah satu daya tarik baru di Kabupaten Sekadau.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau,” ucapnya.


"Kita berharap Weng Coffe Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).


Grand Opening Weng Coffee Sekadau

Bupati Sekadau saat menghadiri Grannd Opening.
Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffee Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffee Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffee ini,” ujarnya.


Verdi berharap kehadiran Weng Coffee dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya serta mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Kabupaten Sekadau.


“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” katanya.


Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menyajikan makanan dan minuman berkualitas sehingga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk menyajikan makan dan minum berkualitas dan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat,” tambahnya.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau,” ucapnya.


Menurut Aron, coffee shop merupakan tempat yang ramah dan memiliki fungsi sosial di tengah masyarakat.


“Coffee shop merupakan tempat yang ramah. Ini menjadi wadah untuk ngopi, berdiskusi, dan ngobrol bersama keluarga,” tuturnya.


"Kita berharap Weng Coffee Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).

Rabu, 27 Mei 2026

Harga Sawit Anjlok, Yodi Minta PKS Ikuti Harga TBS Pemerintah

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Gerindra, Yodi Setiawan.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com - Belum berlaku kebijakan pemerintah terkait ekspor sawit satu pintu via PT Danantara Sumberdaya Indonesia, tapi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Indonesia langsung kompak membeli murah sawit petani.


Pemerintah memantau terdapat 139 PKS di berbagai wilayah Indonesia yang teridentifikasi menurunkan harga pembelian TBS, kondisi ini pun langsung membuat petani berteriak.


Di Kabupaten Sekadau, harga sawit di tingkat petani sudah menurun ke angka 2000an Dan ini terjadi tak lama setelah Presiden mengeluarkan pidato yang menyebut, bahwa semua perusahaan ekspor wajib atas sepengetahuan pemerintah.


Atas fenomena ini, Kementerian Pertanian RI 

Wamentan Sudaryono mengatakan, dari hasil rapat tadi, teridentifikasi bahwa penyebab utama anjloknya harga TBS lebih banyak dipicu faktor psikologis dan ketidakpastian di tingkat pelaku usaha hilir.


“Padahal PT DSI sebagai pengelola dan pengawas kegiatan ekspor, tidak dipungut biaya atau mengambil keuntungan transaksi,” tegasnya dalam Pidatonya.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan meminta pelaku usaha segera menyesuaikan harga pembelian seiring mulai jelasnya implementasi aturan baru tersebut.


"Kami minta kepada perusahaan sawit tetap memperhatikan posisi petani dan membeli TBS sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah," kata Yodi Setiawan. Rabu (27/5/2026).


"Adapun implementasi kebijakan ekspor satu pintu baru akan berlaku secara penuh pada 1 Januari 2027, setelah melewati masa transisi dan evaluasi berkala," tutupnya. (Tim).

Selasa, 26 Mei 2026

Wabup Berau Tinjau Dermaga Sanggam Jelang Libur Panjang

Wakil Bupati Berau saat meninjau Fasilitas dan Layanan Transportasi.

Berau Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau Dermaga Sanggam, Selasa (26/5/2026), guna memastikan kesiapan fasilitas dan layanan transportasi perairan dalam menghadapi libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Gamalis memantau langsung aktivitas mobilisasi orang dan barang pada rute Tanjung Redeb menuju Tarakan, Maratua, dan Derawan. la menyebut secara umum kondisi dermaga maupun pelayanan transportasi perairan berjalan baik dan kondusif.

Menurut Gamalis, momentum libur panjang menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelayanan transportasi perairan, khususnya terkait angkutan penumpang dan barang. la menilai perlu adanya penataan yang lebih baik agar pelayanan semakin aman dan nyaman bagi masyarakat.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini terdapat 29 armada speedboat yang beroperasi di Berau, terdiri atas 10 armada bermesin dua dan 19 armada bermesin tiga. Rata-rata tersedia tiga armada reguler setiap hari, sementara rute menuju Tarakan dilayani tiga kali dalam sepekan dengan jumlah penumpang berkisar 30 hingga 40 orang per keberangkatan.

Wabup Malinau Buka Exit Meeting Verifikasi Teknis Hutan Adat di Tiga Wilayah

kegiatan Exit Meeting

 Malinau - Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si membuka kegiatan Exit Meeting bersama Tim Terpadu Verifikasi Teknis Hutan Adat di tiga wilayah adat di Kabupaten Malinau yang berlangsung di ruang pertemuan Laga Fratu, Senin, (25/05/2026) pagi.


Pelaksanaan verifikasi ini merupakan program Subdirektorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA) Kementerian Kehutanan, yang menyasar wilayah Hutan Adat Dayak Punan Adiu, Hutan Adat Dayak Abay Sembuak dan Hutan Adat Dayak Punan Long Ranau dengan melibatkan puluhan pihak lintas sektoral.


Hingga saat ini, tercatat sebanyak 54 masyarakat hukum adat tengah berproses dalam pengajuan penetapan pengakuan dan perlindungan hak-haknya.


"Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya melalui percepatan proses penetapan hutan adat serta pembangunan berkeadilan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan masyarakat adat tetap menjadi bagian utama dalam pembangunan tanpa kehilangan Identitas, budaya dan hak-haknya", ungkap Wabup Jakaria.


Wabup Jakaria juga menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Malinau tahun 2026-2029, yakni mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan menuju daerah yang maju, mandiri dan sejahtera, dengan tetap berlandaskan nilai budaya serta kearifan lokal.


Pemkab Malinau juga membuka ruang bagi investasi dan pembangunan, dengan prinsip menjaga keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha, pemerintah daerah dan masyarakat adat agar berjalan selaras dan bebas dari konflik.


Komitmen terhadap masyarakat adat ini juga diperkuat melalui kebijakan daerah Malinau sejak tahun 2012 tentang pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat serta pembentukan Badan Pengelola Urusan Masyarakat Adat (BPUMA) pada tahun 2018.


Untuk itu, Wabup Jakaria mengajak seluruh pihak terkait untuk menjadikan momentum ini sebagai komitmen bersama dalam menjaga hutan, budaya dan kearifan lokal, demi keberlanjutan kehidupan masyarakat adat dan generasi mendatang, ucapnya.


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda