WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Minggu, 30 Agustus 2026

Gubernur Ajak KKBM Paraikatte Perkuat Persaudaraan dan Dukung Pembangunan Kaltara

Pelantikan Pengurus KKBM Paraikatte Kaltara Periode 2026–2031.

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengajak Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Paraikatte Kaltara memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

Pesan itu disampaikan Gubernur Zainal saat menghadiri Pelantikan Pengurus KKBM Paraikatte Kaltara Periode 2026–2031 yang digelar di Ballroom Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (29/8) malam. 

Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua KKBM Paraikatte Kaltara terpilih, H. Najamuddin, S.E., beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. 

“Selamat dan sukses kepada Bapak H. Najamuddin beserta seluruh pengurus. Semoga amanah dan bisa membawa organisasi semakin maju serta memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Zainal. 

Ia menilai pelantikan pengurus bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur di tengah masyarakat Kaltara yang majemuk. 

Zainal secara khusus juga mengingatkan pentingnya menjaga falsafah hidup masyarakat Makassar, yakni Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi, yang berarti saling menghargai, saling mengingatkan dan saling memuliakan. 

“Nilai-nilai ini penting untuk terus kita jaga. Dengan saling menghargai, mengingatkan, dan memuliakan, persaudaraan akan semakin kuat,” ujarnya. 

Ia berharap KKBM Paraikatte Kaltara dapat menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan antar anggota sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah. 

Zainal juga mengajak seluruh pengurus dan anggota KKBM untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing. 

Menurutnya, pembangunan Kaltara membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat tanpa melihat latar belakang suku, agama maupun kelompok. 

“Kalau bukan karena kebersamaan, kita tidak akan menjadi kuat. Kalau bukan karena persatuan, kita tidak akan pernah menjadi hebat. Mari terus jaga persaudaraan dan bersama-sama membangun Kaltara,” pungkasnya. (dkisp).

Kaltara Raih Empat Penghargaan pada MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

 

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia.

PANGKEP – Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil meraih empat penghargaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia  (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Capaian tersebut menjadi prestasi membanggakan sekaligus membawa nama Kaltara di tingkat nasional. 

MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 resmi ditutup Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, di Alun-Alun Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, Sabtu (29/8). 

Empat penghargaan yang diraih Kaltara yakni Juara III Kaligrafi Kontemporer Putri atas nama Eneng Sangiang Puspasari, Juara Harapan II Kaligrafi Dekorasi Putra atas nama Jusman, S.Pd., Juara Harapan II Kaligrafi Kontemporer Putra atas nama Amrin Bin Haji Baso, S.Pd., serta Juara Harapan III Tilawah Putri atas nama Mega Novita, S.Pd. 

Atas capaian tersebut, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina dan pendamping yang telah membawa nama baik Kaltara. 

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah MTQ KORPRI Kaltara atas prestasi yang berhasil diraih. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, ketekunan, semangat, dan dedikasi seluruh peserta, pelatih, pembina, serta pendamping,” kata Zainal. 

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. 

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, serta mendorong ASN Kalimantan Utara untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” pesannya. 

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kafilah Kaltara. Menurutnya, capaian tersebut menjadi hasil positif dari pembinaan dan persiapan yang telah dilakukan. 

“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Semoga capaian para kafilah dapat menjadi motivasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kaltara untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan pengabdian terbaik,” ujar Denny. 

Denny juga berharap semangat yang dibangun melalui MTQ KORPRI dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping yang telah mengikuti rangkaian MTQ KORPRI Nasional 2026. 

“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping yang telah memberikan yang terbaik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kembali meraih prestasi pada kesempatan berikutnya,” kata Andi Amriampa. 

Menurutnya, MTQ KORPRI juga menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di antara anggota KORPRI. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara, Dr. Iskandar Alwi, S.IP., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kaltara pada malam penutupan, turut mengapresiasi perjuangan kafilah Kaltara. 

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kaltara. Para kafilah telah memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ujar Iskandar. 

Ia menegaskan, MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan ASN. 

“Nilai-nilai Al-Qur’an hendaknya tidak berhenti pada perlombaan, tetapi juga diterapkan dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. 

Pemprov Kaltara menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah dan pihak yang telah mendukung keikutsertaan Kaltara pada MTQ VIII KORPRI Nasional 2026. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas ASN. (dkisp).

Gubernur Nahkodai HKTI Kaltara, Kedaulatan Pangan Jadi Misi Utama

Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Kaltara.

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kaltara terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Kaltara di Ballroom Hotel Royal Tarakan, Sabtu (29/8) sore. 

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan mandat dan pataka organisasi kepada Gubernur Zainal. Dalam arahannya, ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader dan pengurus daerah HKTI Kaltara. 

“Menerima pataka HKTI berarti menerima tanggung jawab. Ini amanah dari para petani kita di seluruh Kaltara, dari pesisir hingga perbatasan,” kata Zainal. 

Zainal juga mengapresiasi kehadiran Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, H. Abdul Kadir Karding, yang dinilai memberikan motivasi bagi kepengurusan HKTI Kaltara. 

Ia menegaskan HKTI Kaltara siap memperkuat sinergi dengan pengurus pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. 

Lebih lanjut, Zainal juga meminta jajaran HKTI memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Menurutnya, penguatan organisasi di tingkat bawah penting untuk mendorong lahirnya inovasi baru dan memperkuat regenerasi petani. 

“Organisasi harus diperkuat sampai tingkat kecamatan dan desa. Dari sana kita bisa mendorong inovasi dan menyiapkan regenerasi petani, termasuk petani milenial,” tegasnya. 

Ia berharap HKTI Kaltara dapat menjadi wadah yang mampu memperjuangkan kepentingan petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani. 

Zainal optimistis dengan soliditas organisasi dan kerja sama seluruh pihak, upaya mewujudkan kemandirian pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kaltara dapat terus diperkuat. (dksip).

Sabtu, 29 Agustus 2026

TP PKK Dorong Masyarakat Kaltara Kreatif Olah Pangan Lokal

Lomba Kudapan Berbahan Dasar Singkong dan Cabe.

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T., mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan dapat mendukung diversifikasi pangan di daerah.

Pesan itu disampaikan Kornie saat mewakili Ketua TP PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., dalam Lomba Kudapan Berbahan Dasar Singkong dan Cabe yang digelar bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara sebagai bagian dari rangkaian Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026, Sabtu (29/8).

Dengan mengusung tema “Diversifikasi Pangan dan Kreativitas Pangan Lokal”, kegiatan tersebut diikuti 31 peserta dari Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan yang berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT), pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), komunitas, serta generasi muda.

Kornie menyampaikan, kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh potensi pangan lokal sekaligus mengembangkan berbagai bentuk olahan yang kreatif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk semakin kreatif memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di daerah,” kata Kornie.

Ia mengatakan singkong dan cabe merupakan bagian dari komoditas lokal yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk pangan. Dengan pengolahan yang baik, bahan pangan tersebut tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, kreativitas dalam mengolah pangan lokal ini perlu terus didorong, termasuk melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Pangan lokal memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Yang penting adalah bagaimana kita mengolahnya dengan baik dan terus mencari bentuk produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kornie juga mengapresiasi keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dalam kegiatan ini. Menurutnya, keikutsertaan KWT, UMKM, komunitas dan generasi muda menunjukkan bahwa pengembangan pangan lokal dapat dilakukan secara bersama-sama.

Selain perlombaan, hasil kreasi peserta dari Bulungan dan Tarakan juga ditampilkan di area pameran. Produk tersebut menjadi media edukasi sekaligus promosi bagi masyarakat untuk melihat beragam inovasi olahan berbahan dasar singkong dan cabe.

Usai perlombaan, salah satu juri, Chef Wahyu, turut memberikan demo masak olahan singkong di hadapan peserta dan panitia.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis komoditas pertanian lokal. (dkisp).

Gubernur Dorong PGRI Perkuat Kualitas Guru dan Pemerataan Pendidikan

Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Kaltara Tahun 2026.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus memperkuat kualitas guru dan pemerataan pendidikan di wilayah perbatasan, pedalaman dan pulau-pulau. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat menghadiri sekaligus membuka Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Kaltara Tahun 2026 digelar di Aula Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar), Tanjung Selor, Sabtu (29/8). 

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada PGRI atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan pendidikan, khususnya dalam memperjuangkan hak dan meningkatkan kualitas guru di Kaltara. 

Menurutnya, peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas dalam mewujudkan Kaltara sebagai Beranda Depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan. 

“Yang paling penting bagi saya adalah apa yang bisa kita kerjakan hari ini dan manfaatnya bisa langsung dirasakan guru dan peserta didik,” kata Zainal. 

Ia berharap PGRI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan. Salah satunya adalah dengan memastikan pemerataan pendidikan bagi masyarakat di wilayah perbatasan, pedalaman dan pulau-pulau. 

Selain pemerataan akses, Zainal menilai peningkatan kompetensi guru juga penting untuk menghadapi perkembangan teknologi. Guru perlu terus beradaptasi agar mampu mengikuti perubahan dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 

Zainal juga mendorong agar Konkerprov PGRI menghasilkan rekomendasi yang konkret dan dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi antara pemerintah dan PGRI. 

“Harapan saya, forum ini menghasilkan keputusan terbaik untuk kesejahteraan guru, kemajuan peserta didik, dan pendidikan di Kalimantan Utara,” ujarnya. 

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus membuka ruang kolaborasi dengan PGRI untuk menyempurnakan berbagai kebijakan pendidikan di daerah. 

Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap peningkatan kualitas guru, pemerataan akses pendidikan serta kemajuan peserta didik dapat terus diperkuat di seluruh wilayah Kaltara. (dksip).

Kirab Merah Putih 2.026 Meter Semarakkan Peringatan Kemerdekaan di Kaltara

Kirab Merah Putih.

TANJUNG SELOR – Pagi itu, Merah Putih tidak hanya berkibar di tiang bendera. Ia membentang panjang, dibawa ratusan orang menyusuri jalan Kota Tanjung Selor. Sepanjang 2.026 meter kain Merah Putih menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang masih terasa di Bumi Benuanta. 

Dari kawasan Kodim 0903/Bulungan, ratusan peserta bergerak menuju Tugu Cinta Damai, Sabtu (29/8). Ada anggota TNI dan Polri, organisasi masyarakat, pemuda, hingga siswa-siswi SMA dan SMK yang berjalan bersama membawa satu simbol yang sama “Merah Putih”. 

Kirab tersebut dilepas langsung Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Komandan Kodim (Dandim) 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol. 

Kegiatan yang diinisiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara itu mengusung tema “Hidup Bersama Harus Dijaga, Damai Kita Sepanjang Masa.” 

Tema tersebut terasa semakin kuat ketika ratusan peserta dari berbagai latar belakang berjalan dalam satu barisan. Tidak ada perbedaan seragam atau kelompok yang menjadi jarak. Semua bertemu dalam semangat yang sama untuk merawat persatuan. 

Gubernur Zainal mengapresiasi semangat masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kirab tersebut. Baginya, kegiatan seperti ini menjadi cara sederhana untuk menjaga semangat kebangsaan tetap hidup setelah peringatan 17 Agustus. 

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut dengan semangat. Saya juga mengapresiasi KNPI dan semua pihak yang sudah membantu kegiatan ini,” kata Zainal. 

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Tugu Cinta Damai. Tempat yang menjadi tujuan kirab itu seolah mempertegas pesan yang dibawa sepanjang perjalanan, bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang menjaga kehidupan bersama agar tetap damai. 

Merah Putih pun terus membentang. Dari langkah ratusan peserta, semangat kemerdekaan kembali diingatkan bahwa persatuan adalah sesuatu yang harus terus dirawat, bukan hanya setiap 17 Agustus, tetapi setiap hari. (dkisp).

Jumat, 28 Agustus 2026

Dari KIPI ke PT PRI, Satgas PAD Mulai Menata Pajak Perusahaan Satu per Satu

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si.,.

TARAKAN – Setelah meninjau kawasan industri PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berlanjut ke Kota Tarakan. Kali ini, giliran PT. Phoenix Resources International (PRI) yang didatangi Satuan Tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltara.

Jumat (28/8), tim yang dipimpin Ketua Satgas PAD Kaltara sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., menggelar sosialisasi kepatuhan pajak daerah di kantor PT. PRI, Kota Tarakan.

Datu Iqro menjelaskan, sosialisasi merupakan langkah persuasif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap kewajiban perpajakan daerah.

“Yang kami sosialisasikan meliputi pajak kendaraan bermotor, pajak alat berat, pajak air permukaan dan pajak bahan bakar minyak,” kata Datu Iqro.

Selain memberikan pemahaman mengenai kewajiban pajak, Satgas PAD Kaltara juga akan melakukan penataan dan pendataan objek pajak perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data yang disampaikan perusahaan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Setelah sosialisasi, tim akan turun ke lapangan untuk mendata dan memastikan data yang disampaikan perusahaan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ini bagian dari upaya meningkatkan PAD Kaltara,” jelasnya.

Dalam kegiatan di PT PRI, terdapat tiga objek pajak yang menjadi perhatian utama Satgas PAD, yakni alat berat, pajak kendaraan bermotor, dan pajak bahan bakar minyak.

Menurut Datu Iqro, pendataan secara langsung diperlukan untuk memperkuat akurasi dan validitas data objek pajak sehingga penerimaan daerah dapat lebih optimal.

Ia berharap PT PRI dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

“Harapannya, PT PRI bisa menjadi contoh bagi perusahaan yang lain,” ujarnya.

Datu Iqro menambahkan, pola sosialisasi dan pendataan tersebut akan dilakukan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota se-Kaltara. Perusahaan besar akan menjadi sasaran secara bergiliran, dimulai dari Bulungan dan Tarakan, kemudian dilanjutkan ke Malinau, Nunuka, dan Kabupaten Tana Tidung.

“Untuk awal, kita lakukan satu per satu perusahaan. Setelah Bulungan dan Tarakan, nanti dilanjutkan ke Malinau, Nunukan dan Tana Tidung. Kita lakukan secara bertahap,” pungkasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Kaltara berharap sinergi dengan dunia usaha dapat semakin kuat, sekaligus mendukung optimalisasi PAD untuk menunjang pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (dkisp).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda