WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Kamis, 23 April 2026

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bergerak ke Dusun Onggok Desa Semayang

 

Satgas TMMD.

SANGGAU – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1204/Sanggau resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di halaman SD Negeri 02 Dusun Tanjung Pinang, Desa Sebongkuh, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

‎Usai upacara pembukaan, personel Kodim 1204/Sanggau yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi utama TMMD di Dusun Onggok, Desa Semayang, Kecamatan Kembayan. Selama pelaksanaan kegiatan, para anggota TNI akan tinggal dan menginap di rumah warga sebagai bentuk kebersamaan serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

‎Program TMMD Regtas ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Adapun sasaran kegiatan difokuskan di Desa Semayang dan Desa Persiapan Tanak, Kecamatan Kembayan.

‎Dalam pelaksanaannya, TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan non-fisik. Untuk sasaran fisik, program ini meliputi pelebaran jalan sepanjang 13 kilometer, pembangunan 18 titik gorong-gorong, serta pembangunan dua unit jembatan kayu.

‎Sementara itu, sasaran non-fisik mencakup penyuluhan pertanian, pelayanan Keluarga Berencana (KB), serta vaksinasi rabies bagi masyarakat setempat.

‎Selain itu, sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga turut dilaksanakan, di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sumur bor, pembangunan MCK, penanaman 1.000 pohon, program ketahanan pangan, pembagian sembako, serta kegiatan pembersihan lingkungan.

‎Melalui program TMMD ini, diharapkan dapat mempercepat pembangunan di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (Pendim 1204/Sanggau)

Rabu, 22 April 2026

DPRD Kaltara Soroti Sosialisasi SPMB, Tekankan Pemerataan Informasi

Sosialisasi SPMB.

TANJUNG SELOR - Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, SH., MH., bersama Sekretaris Komisi IV, Ruman Tumbo, SH., pada kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Senin (20/4/26), ini menjadi bagian penting dalam tahapan implementasi sistem baru penerimaan peserta didik di jenjang SMA, SMK, dan SLB.


Sosialisasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Sekretariat Daerah ini bertujuan untuk memastikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme dan kebijakan terbaru dalam sistem SPMB, yang kini menggantikan skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).


Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, menjelaskan bahwa SPMB dirancang untuk menghadirkan proses seleksi yang lebih terbuka, adil, dan merata bagi seluruh calon peserta didik.


Namun demikian, DPRD Kaltara memberikan catatan penting. Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, menyoroti perlunya penguatan sosialisasi, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan. la menilai masih banyak masyarakat yang belum terjangkau informasi secara optimal, terutama melalui media sosial.


"Perlu ada langkah konkret agar informasi ini benar-benar sampai ke masyarakat, terutama di daerah yang akses informasinya masih terbatas," ujarnya.


Senada dengan itu, Ruman Tumbo menekankan pentingnya distribusi Informasi yang merata, khususnya di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Tarakan. la menilai, penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat akan mendorong terciptanya persaingan yang sehat di kalangan calon peserta didik.


"Kita ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama, sehingga sosialisasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.


Melalui kegiatan ini, DPRD Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Implementasi kebijakan pendidikan agar berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses informasi pendidikan. (SA).

Momentum HKG PKK, Sekda Dorong Penguatan Pemberdayaan Perempuan dan Penanganan Stunting

Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., 

Malinau – Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, HUT Dekranasda ke-46, dan Hari Kartini 2026, yang digelar di ruang Tebengang, Selasa (21/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Malinau yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dari tahun ke tahun.

“Ini tidak terlepas dari peran pemimpin. Tidak berlebihan jika hari ini kita memberikan apresiasi kepada Ketua PKK dan Ketua Dekranasda sebagai representasi Kartini-Kartini Malinau,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peringatan tiga momentum besar ini bukan sekadar seremoni, tetapi memiliki makna strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kreatif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekda juga menyampaikan ucapan selamat HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranasda ke-46, seraya berharap kedua organisasi tersebut semakin maju dan terus berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyoroti isu stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Malinau. Berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat desa dengan angka stunting di atas 25 persen, bahkan ada yang mencapai 80 persen.

Menurutnya, penanganan stunting harus difokuskan pada akar permasalahan, terutama pada faktor spesifik seperti kesehatan ibu dan anak, serta edukasi gizi sejak dini.

“Selama ini kita lebih banyak pada intervensi sensitif, padahal penyebab utama ada pada intervensi spesifik. Kuncinya adalah edukasi yang baik kepada ibu dan keluarga,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk lebih aktif berperan dalam penanganan stunting, termasuk mendorong alokasi anggaran di tingkat RT dan desa untuk program tersebut.

Selain itu, Sekda menyoroti pentingnya peran Dekranasda dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal. Ia berharap produk-produk daerah Malinau mampu bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat global.

“Kita punya potensi luar biasa, baik dari bahan baku maupun keterampilan masyarakat. Ini harus terus didorong agar memiliki daya saing,” katanya.

Dalam momentum Hari Kartini, Sekda mengingatkan kembali semangat perjuangan perempuan Indonesia untuk meraih kesetaraan dan kemajuan. Ia mengajak perempuan Malinau untuk menjadi sosok yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing.

“Semangat Kartini harus terus hidup. Jangan biarkan keterbatasan menjadi penghalang untuk berkarya dan berkontribusi,” pesannya.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, PKK, Dekranasda, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Malinau yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (SA).

Kolaborasi CSR, Gubernur Ajak Perusahaan Bangun Kaltara

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.

JAKARTA – Percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan melibatkan kontribusi aktif perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Gubernur Kaltara Bersama Para Pemimpin Perusahaan yang digelar di Lumire Hotel, Jakarta, Senin (20/4). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kaltara.

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah dan dunia usaha punya tujuan yang sama, yaitu membangun Kalimantan Utara yang lebih maju dan berkembang,” kata Zainal.

Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya perbaikan jalan, perlu segera ditangani karena berdampak luas terhadap distribusi hasil bumi dan pemenuhan kebutuhan pokok.

Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya Tanjung Selor – Tanah Kuning yang kondisinya cukup parah, serta jalur Gunung Seriang menuju Kecamatan Peso yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah hulu Sungai Kayan.

Selain itu, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan juga menjadi perhatian, sebagaimana disampaikan oleh kepala daerah masing-masing.

Zainal mengajak seluruh pimpinan perusahaan untuk berkomitmen dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melihat kondisi tersebut, selain kita bersilaturahmi, saya mengajak pimpinan perusahaan untuk berdiskusi, berkomitmen, berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing kepada masyarakat Kalimantan Utara,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pajak daerah serta menempatkan modal pada bank yang beroperasi di Kaltara.

Dalam forum itu, masing-masing perwakilan sektor usaha seperti perkebunan, pertambangan dan kehutanan menyampaikan program CSR yang telah berjalan. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

Diskusi yang dipandu oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, SE., M.Si., itu menjadi ruang terbuka untuk menyatukan gagasan dan rencana ke depan.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltara berencana membentuk Forum CSR tingkat provinsi. Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang lebih terarah dalam mendukung pembangunan, terutama pada sektor layanan dasar masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kaltara, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., serta Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos., dan Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, S. Pd., bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pertemuan ini kemudian ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama. Sebanyak 41 pimpinan perusahaan, bersama unsur pemerintah daerah dan DPRD, menyatakan komitmen mereka untuk ikut serta membangun Kaltara. (dkisp)

Beredar Isu Siap Maju PCNU Sekadau. Irul: Saya Siap!


Sekadau Kalbar - Digadang-gadang maju menjadi calon ketua PCNU kabupaten Sekadau di usia muda, Khoirul Muslimin mengaku Inisiatif sendiri.

Hal itu disampaikan Khoirul Muslimin saat dihubungi media ini via pesan WhatsApp-nya Rabu 22 April 2026. Pria yang akrab disapa bang ustad ini tidak menepis kabar beredar, Irul justru mengatakan bahwa dirinya berinisiatif maju sebagai calon ketua PCNU Periode 2026-2031 merupakan inisiatif sendiri 

"Ya bang (emoj senyum, red)," membenarkan pertanyaan media ini terkait isu dirinya siap maju.

"Saya ini santri bang, sebelum nyantri saya juga merupakan anggota Banser," sambungnya 

Banser sendiri merupakan badan otonom dari organisasi Gerakan Pemuda Ansor sayap organisasi Nahdlatul Ulama.

Seperti dilansir dari berbagai sumber yang kredibel, Khoirul Muslimin juga aktif mengisi berbagai pengajian di Sekadau. Meski diusia muda Irul mempunyai banyak jamaah fanatik dan militan.

Irul juga merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Ia merupakan putra dari salah satu tokoh NU di Belitang, alm ayahnya juga pernah menjabat kepala desa. 

Hal itu cukup menguatkan bahwa seorang Khoirul Muslimin memiliki jiwa pemimpin ditambah lagi ilmu agama yang mumpuni selama ia mengenyam pendidikan di pesantren.

Hal itupula memotivasi Irul, berani pasang badan maju pada konferensi tingkat cabang kabupaten NU di Sekadau. (Tim)

Moktar Hadiri Misa Syukur 25 Tahun Imamat

Misa Syukur.

SEKADAU, Wartacyber.com – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Gerindra, Moktar, menghadiri misa syukur dalam rangka peringatan 25 tahun imamat Pastor Paulus Jasmani, CP. Bertempat di Stasi Tebelian Mangkang, Paroki Hati Kudus Yesus Rawak, Keuskupan Sanggau, Rabu (22/4/2026).

Misa syukur ini dihadiri oleh Forkompimda Kabupaten Sekadau, umat Katolik dari berbagai stasi, tokoh masyarakat, serta para undangan yang turut memberikan doa dan dukungan atas perjalanan pelayanan Pastor Paulus Jasmani selama seperempat abad dalam kehidupan imamat.


Dalam kesempatan tersebut, Moktar menyampaikan ucapan syukur dan apresiasi atas dedikasi Pastor Paulus Jasmani dalam melayani umat. Ia menilai perjalanan 25 tahun imamat merupakan sebuah panggilan yang tidak mudah, namun dijalani dengan penuh kesetiaan dan pengabdian.


“Kita patut bersyukur atas peringatan 25 tahun imamat Pastor Paulus Jasmani. Ini adalah bukti nyata kesetiaan dalam panggilan untuk melayani umat dan masyarakat,” ujar Moktar.


Ia juga berharap agar Pastor Paulus Jasmani senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta terus setia dalam menjalankan tugas pelayanan rohani di tengah umat.


“Semoga Pastor Paulus Jasmani semakin setia dalam panggilan imamatnya dan terus mengimani tugas pelayanan dengan penuh kasih dan ketulusan,” tambahnya.


Legislator Partai Gerindra ini menilai, peran seorang pastor tidak hanya sebatas pemimpin rohani, tetapi juga menjadi panutan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Kehadiran pastor, menurutnya, mampu membawa pesan kedamaian, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang beragam.


"Momentum 25 tahun imamat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi umat untuk terus memperkuat iman serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat," tutupnya.(Nv).


Selasa, 21 April 2026

Valentinus Apresiasi Peran WVI dan Komisi Gender

Seminar kemitraan berbasis pemberdayaan.

SEKADAU, Wartacyber.com – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Demokrat, Valentinus, menghadiri kegiatan seminar kemitraan berbasis pemberdayaan untuk mendukung kesejahteraan anak, perempuan, dan keluarga. Kegiatan tersebut digelar di Gereja Agung, Selasa (21/3/2026).

Seminar ini diselenggarakan oleh Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Sanggau bekerja sama dengan World Vision Indonesia (WVI). 


Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan sejahtera bagi anak dan perempuan.


Dalam kesempatan tersebut, Valentinus menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Saya mengapresiasi Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan serta World Vision Indonesia yang telah melaksanakan kegiatan ini. Seminar seperti ini sangat baik dan memberikan banyak manfaat,” ujar Valentinus.


Ia menilai, kegiatan pemberdayaan yang menyasar keluarga, perempuan, dan anak merupakan langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di masa depan. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kesejahteraan sosial.


Legislator Partai Demokrat ini juga berharap para peserta yang mengikuti seminar dapat menyerap ilmu yang diberikan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.


“Saya berharap para peserta dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini dan bisa menerapkannya di lingkungan keluarga masing-masing,” tambahnya.


“Semoga ilmu yang didapatkan hari ini benar-benar bermanfaat, dan kita berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Tim).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda